Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 29 Mar 2022 10:14 WIB

TRAVEL NEWS

Per 17 April, Liburan ke Australia Tak Perlu Tes COVID-19 Sebelum Terbang

SYDNEY, AUSTRALIA - JUNE 24:  The Opera House cafe area and surrounds are seen empty of people at Circular Quay on June 24, 2021 in Sydney, Australia. A steady increase in Covid-19 cases in Sydney prompted the government to impose greater restrictions including a mandatory mask mandate indoors and limits on gatherings and movement. Several Sydney suburbs have been declared federal Covid-19 hotspots. (Photo by Lisa Maree Williams/Getty Images)
Foto: Sydney Opera House (Getty Images/Lisa Maree Williams)
Sydney -

Per tanggal 17 April mendatang, wisatawan internasional yang mau liburan ke Australia tidak perlu menunjukkan hasil tes COVID-19 negatif sebelum terbang. Hore!

Menteri Kesehatan Australia, Greg Hunt mengatakan Pemerintah Australia kini tidak lagi menjadikan hasil tes negatif COVID-19 sebagai syarat utama bagi wisatawan internasional untuk masuk ke wilayah Australia. Peraturan ini akan mulai berlaku pada tanggal 17 April mendatang.

"Melihat persyaratan vaksinasi yang masih berlaku dan juga penggunaan masker, nasihat dari pihak medis adalah tes COVID-19 kini tak lagi diperlukan," ujar Greg,seperti dikutip dari ABC News Australia, Selasa (29/3/2022).

"Khususnya karena adanya beberapa masalah di sejumlah negara dalam mengakses hasil tes tersebut atau menunjukkan bukti tes," imbuh Greg

Greg mengatakan dia sudah berbicara dengan direktur eksekutif dua maskapai penerbangan terbesar di Australia, yakni Qantas dan Virgin terkait kebijakan ini.

"Namun kami juga mendengarkan pendapat dari Kepala Bidang Kesehatan Australia," katanya lagi.

Keharusan menjalankan tes PCR dan menunjukkan hasil tes negatif sebelum terbang ke Australia sudah diberlakukan sejak awal tahun 2021, sebagai salah satu upaya untuk menghentikan penyebaran virus corona ke Australia.

Sebelumnya pelaku perjalanan internasional selalu diminta untuk menunjukkan hasil negatif dari tes PCR yang dilakukan tiga hari sebelum terbang, namun kemudian diubah lagi dengan hanya persyaratan menjalankan tes rapid antigen (RAT) pada akhir tahun 2021.

Banyak negara lain, termasuk negara-negara di benua Eropa, yang sudah mencabut keharusan melakukan tes COVID-19 sebelum terbang.

Simak juga 'Saat Warga Australia Sambut Baik Pelonggaran Pembatasan Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(wsw/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA