Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 02 Apr 2022 07:12 WIB

TRAVEL NEWS

Begini Rasanya Liburan di Negara yang Sering Perang

Putu Intan
detikTravel
An ancient Assyrian statue representing Nabu, god of wisdom and knowledge, is displayed at the reopening of Iraqi National Museum, closed due to the coronavirus disease (COVID-19) pandemic and political unrest, in Baghdad, Iraq March 16, 2022. REUTERS/Ahmed Saad
Foto: REUTERS/AHMED SAAD
Jakarta -

Irak identik sebagai negara konflik dan kerap dipandang berbahaya. Akan tetapi, berwisata di sana ternyata tidak buruk-buruk amat.

Irak rupanya menjadi destinasi yang tengah naik daun bagi wisatawan. Negara yang sering perang itu mengalami lonjakan permintaan wisata dari para turis. Kenaikannya tidak main-main yakni lebih dari 3 kali lipar pada 2021 dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Otoritas Pariwisata Irak, pada tahun lalu, Irak menarik 107.000 wisatawan asal Inggris, Prancis, Amerika Serikat, Turki, dan Norwegia. Sedangkan pada 2020, jumlah wisatawan hanya 30.000 orang.

Dilansir dari The Sun, Sabtu (2/3/2022) sebuah kelompok perjalanan terorganisir baru-baru ini mengunjungi Gerbang Ishtar yang dibangun kembali di situs kuno Babel saat masa pemerintahan Saddam Hussein.

An ancient Assyrian statue representing Nabu, god of wisdom and knowledge, is displayed at the reopening of Iraqi National Museum, closed due to the coronavirus disease (COVID-19) pandemic and political unrest, in Baghdad, Iraq March 16, 2022. REUTERS/Ahmed SaadAn ancient Assyrian statue representing Nabu, god of wisdom and knowledge, is displayed at the reopening of Iraqi National Museum, closed due to the coronavirus disease (COVID-19) pandemic and political unrest, in Baghdad, Iraq March 16, 2022. REUTERS/Ahmed Saad Foto: REUTERS/AHMED SAAD

Salah satu wisatawan asal California, Ileana Ovalle mengatakan Irak merupakan salah satu destinasi favoritnya. Ileana bersama 14 wisatawan lainnya senang mengikuti perjalanan yang diselenggarakan biro perjalanan. Mereka diajak mengunjungi wisata budaya, olahraga, dan petualangan di Irak.

"Irak berada di 3 teratas negara pilihan saya, di sinilah peradaban dimulai. Saya pikir terlalu sedikit orang yang memahami pentingnya kawasan ini," ucapnya.

Bagi Ileana, anggapan buruk soal Irak terbantahkan ketika ia datang langsung ke sana.

"Hal pertama yang saya perhatikan adalah kehangatan, kemurahan hati dan kebaikan orang Irak. Mereka tersenyum, mereka menyambut Anda, mereka sangat sopan," kata Ileana.

Sebagaimana diketahui, sebagian besar negara barat masih mengeluarkan peringatan perjalanan ke seluruh atau sebagian wilayah Irak. Ini dilakukan untuk meminimalkan risiko penculikan hingga pemboman jihadis dan serangan senjata-senjata lain dari sisa perang.

People enjoy a ride at an amusement park during Eid al- Fitr celebrations, that mark the end of the Muslim holy fasting month of Ramadan, in Baghdad, Iraq, Sunday, May 16, 2021. (AP Photo/ Hadi Mizban)People enjoy a ride at an amusement park during Eid al- Fitr celebrations, that mark the end of the Muslim holy fasting month of Ramadan, in Baghdad, Iraq, Sunday, May 16, 2021. (AP Photo/ Hadi Mizban) Foto: AP/Hadi Mizban

Akan tetapi bagi beberapa wisatawan, hal itu tak membuat mereka takut. Irak justru menjadi tujuan populer dengan adanya beberapa Situs Warisan Dunia di sana.

"Saya pikir setiap orang memiliki keraguan, terutama yang datang dari Amerika Serikat," kata turis New York, Justin Gonzales.

"Jika Anda membuka situs wes pemerintah AS, mereka memiliki peringatan perjalanan yang mengatakan jangan pergi ke Irak, itu berbahaya, Anda bisa diculik, sering terjadi kekerasan," ujarnya.

"Tapi, saya belum pernah melihat semua itu dan saya rasa tidak akan melihatnya," katanya.

Meningkatnya jumlah wisatawan asing ke Irak juga didorong kebijakan pemerintah Irak memberikan visa kedatangan untuk puluhan negara tahun lalu. Selain wisatawan yang ingin liburan, ada juga ratusan ribu peziarah yang datang ke Kota Karbala dan Najaf.



Simak Video "Krisis Politik, Ratusan Pengikut Ulama Duduki Gedung Parlemen di Irak"
[Gambas:Video 20detik]
(pin/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA