Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 03 Apr 2022 16:30 WIB

TRAVEL NEWS

Setelah Diskriminasi, Maskapai Ini Luncurkan Seragam Netral Gender

Seragam pramugari netral gender Alaska Airlines
Seragam pramugari netral gendel Alaska Airlines (Foto: CNN)
Jakarta -

Maskapai Alaska Airlines meluncurkan kebijakan seragam yang netral gender. Pedoman seragam baru yang netral gender ini pertama dikeluarkan untuk awak kabin.

"Kami telah memperbarui pedoman seragam kami, efektif hari ini, untuk memberikan lebih banyak kebebasan dan fleksibilitas dalam ekspresi individu dan gender," kata maskapai itu dalam sebuah pernyataan, melansir CNN, Minggu (3/4/2022).

Maskapai ini juga mengatakan akan berkolaborasi dengan desainer Seattle, Luly Yang untuk mengembangkan item seragam netral gender untuk karyawan garis depan, seperti pramugari, agen layanan pelanggan, dan karyawan ruang tunggu.

Pengumuman itu muncul setelah tuduhan tahun 2021 oleh seorang karyawan Alaska Airlines bahwa kebijakan seragam maskapai mendiskriminasikan karyawan yang ekspresi gendernya tidak sesuai dengan aturan berpakaian pria dan wanita, khususnya karyawan non-biner.

Identitas gender mereka berada di luar biner laki-laki atau perempuan.

Kebijakan sebelumnya mengharuskan pramugari untuk mengenakan seragam pria atau wanita. Maskapai ini juga mengatur aspek lain dari pakaian, seperti gaya rambut, rias wajah dan perhiasan, berdasarkan asumsi gender pekerja.

Pada saat itu, American Civil Liberties Union menyatakan dalam sebuah surat bahwa kebijakan seragam Alaska melanggar Washington's Law Against Discrimination. Hukum itu melarang diskriminasi berdasarkan "seks" atau "identitas gender, citra diri, penampilan, perilaku, atau ekspresi."

"Saya tidak ingin dipaksa menjadi seragam biner yang mengecualikan saya dan membuat saya salah gender di tempat kerja," kata Justin Wetherell, pramugari Alaska Airlines dan instruktur pramugari yang berbasis di Seattle, mengatakan dalam sebuah pernyataan ACLU pada saat itu.

Lalu, maskapai menanggapinya dengan mengatakan bahwa pramugari sejak 2020 memiliki kebebasan untuk memesan gaya celana atau jaket. Mereka juga dapat memilih alat seragam pilihan mereka, terlepas dari identitas gender.

"Pembaruan terbaru untuk kebijakan seragam akan memungkinkan lebih banyak fleksibilitas dalam ekspresi pribadi untuk pramugari dari semua jenis kelamin," kata Alaska Airlines. Semua pramugari akan diizinkan memakai cat kuku, riasan, dua anting di setiap telinga, dan tindik hidung.



Simak Video "Surfing Menaklukkan Ombak Pantai Senggigi Lombok Nusa Tenggara Barat"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA