Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 10 Apr 2022 20:40 WIB

TRAVEL NEWS

Dinosaurus Punah Karena Asteroid, Kenapa Kecoa Tidak? Ini Kata Peneliti

kecoa Madagaskar
Foto: Ilustrasi kecoa Madagascar (iStock)
Jakarta -

Dinosaurus dipercayai punah karena dihantam hujan asteroid, tapi mengapa Kecoa tidak ikut punah? Begini penjelasan dari peneliti dari Amerika Serikat.

Brian Lovett, peneliti dari Universitas West Virgina, AS menjelaskan mengapa kecoa tidak ikut punah ketika ada hujan asteroid yang memusnahkan dinosaurus. Padahal kecoa hidup di zaman yang sama dengan dinosaurus.

Menurut Brian, tubuh kecoa sudah didesain sedemikian rupa untuk bertahan dalam kondisi yang sangat ekstrem sekalipun. Jadi, ada alasan tersendiri mengapa kecoa bertubuh seperti itu.

"Jika kamu pernah melihat kecoa, kamu akan menyadari bahwa tubuh mereka sangat gepeng. Itu bukanlah tidak disengaja. Serangga dengan tubuh pipih bisa masuk ke dalam ruangan yang sangat sempit. Ini memungkinkan mereka untuk bisa bersembunyi dimanapun dan bisa membantu mereka untuk bertahan hidup," jelas Brian seperti dikutip dari AP, Minggu (10/4/2022).

"Ketika hujan meteor terjadi, suhu permukaan Bumi melonjak tajam. Banyak hewan tidak tahu kemana harus bersembunyi, tapi kecoa berhasil berlindung di balik lapisan tanah dan itu memberikan perlindungan bagi mereka," imbuhnya.

Hujan meteor juga memicu terangkatnya material debu ke angkasa, membuat langit gelap, sehingga matahari tertutup dan suhu menurun. Saat musim dingin melanda Bumi, tanaman enggan tumbuh.

Makhluk hidup yang bergantung pada tumbuhan mati kelaparan. Namun tidak dengan kecoa. Kecoa bisa makan apapun sehingga mereka paling bisa bertahan hidup.

"Tidak seperti serangga lain yang makan tanaman tertentu, kecoa tidak. Mereka adalah scavenger pemakan segala. Itu berarti mereka bisa makan dari tanaman maupun hewan, bahkan kardus sampai kotoran. Punya selera makan yang tidak pilih-pilih membuat kecoa mampu bertahan hidup dari kepunahan dan bencana alam lainnya," ungkap Brian.

Paralimuwan sendiri memperkirakan ada lebih dari 4.000 spesies kecoa di muka bumi. Mereka bisa hidup dimanapun di darat, dari daerah tropis yang panas hingga beberapa titik terdingin di planet bumi.



Simak Video "5 Fenomena Hujan Meteor yang Akan Terjadi di November 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA