Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 15 Mei 2022 18:48 WIB

TRAVEL NEWS

Viral Ada Makam di Tengah Jalan Purwokerto, Kok Bisa?

Tim detikcom
detikTravel
Sebuah makam berdiri di tengah Jalan Purwokerto. Masyarakat dibuat bertanya-tanya dengan siapa yang dimakamkan di situ hingga misteri makam sulit dipindahkan.
Foto: Arbi Anugrah
Jakarta -

Pengguna Twitter dibuat kaget dengan bangunan makam di Purwokerto karena letaknya di tengah jalan. Makam ini rupanya sudah ratusan tahun berdiri.

Kisah tentang makam tersebut dibagikan akun Twitter @mwv.mystic pada Minggu (15/5/2022) sore. Baru beberapa jam diunggah, banyak warganet yang tertarik dengan makam unik tersebut.



detikcom sendiri pernah mendatangi makam tersebut pada 2018. Makam berupa bangunan tua berukuran 1,5x2 meter itu memang menarik perhatian. Apalagi lokasinya hanya berjarak 200 meter dari Alun-alun Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah.

Bangunan menggunakan tembok batu bata tebal seperti zaman dulu mengelilinginya. Ada satu pintu masuk kecil yang terbuat dari besi. Sedangkan di dalam terdapat bekas pembakaran dupa.

Pada bagian tengan terdapat sebuah makam yang oleh masyarakat sekitar disebut sebagai Makam Ragasemangsang. Dalam bahasa Jawa Ragasemangsang berarti badan yang tersangkut di pohon.

Menurut cerita lisan, Ragasemangsang dulunya adalah orang sakti. Dia tidak bisa mati selama dirinya masih menginjakkan kaki di atas tanah. Orang sakti tersebut baru dapat mati ketika dirinya digantung di atas pohon karena tidak menyentuh tanah lagi.

"Versi pertama itu ada mayat di pohon Beringin diturunkan dan dimakamkan di situ. Itu ada di zaman kerajaan orang yang sakti itu ketemu dengan Raden Pekih dan bertarung," kata Karto Suwito (72), Ketua RT 3 RW 5 Sokanegara saat ditemui di rumahnya, Kamis (25/1/2018).

Karena kakinya masih menginjak tanah katanya, dia tidak bisa mati. Kemudian muncul versi cerita, baru bisa mati setelah digantung di atas pohon.

"Ragasemangsang dimakamkan di sini," kata Karto Suwito.

Saat itu lanjut dia, Raden Pekih kalah oleh Ragasemangsang meskipun tubuhnya telah tercabik-cabik oleh senjata namun kembali menyatu setiap kali menyentuh tanah. Akibat kalah ilmu, akhirnya Raden Pekih tewas dalam adu kesaktian tersebut.

Menurut dia, makam tersebut sudah ada sejak ratusan tahun lalu, bahkan sejak dirinya bermukim di sekitar wilayah tersebut. Makam tersebut sudah ada dan banyak orang yang ziarah ke makam tersebut.

Selanjutnya: ada 3 versi asal-usul makam

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Telaga Sunyi Purwokerto, Destinasi Wisata yang Sejuk dan Tenang"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA