Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 24 Mei 2022 23:02 WIB

TRAVEL NEWS

Bebas Tes PCR, Turis Asing Masuk Bali Naik 1.000 Persen!

Filipina kembali buka pintu internasional. Turis dari 157 negara yang telah divaksin penuh dan negatif COVID-19 tak diwajibkan karantina saat tiba di Filipina.
Ilustrasi turis asing (Foto: AP Photo/Basilio Sepe)
Jakarta -

Indonesia sudah menerapkan bebas tes PCR bagi turis asing. Bagi Bali itu adalah angin segar karena sudah mencatat kenaikan lebih dari 1.000% dalam hal kedatangan wisman.

Kebijakan relaksasi tanpa tes PCR saat keberangkatan bagi PPLN, kata Menparekraf Sandiaga Uno, dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong maskapai internasional untuk membuka lebih banyak rute penerbangannya ke Bali.

"Kebijakan tanpa PCR dipandang perlu untuk meningkatkan daya saing pariwisata dengan negara kompetitor tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Thailand yang lebih dulu memberlakukan kebijakan tersebut, sehingga berdampak kepada pemulihan ekonomi nasional khususnya sektor pariwisata," terang dia dalam temu wartawan mingguan.

"Berdasarkan rilis data statistik per Maret 2022, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang masuk melalui entry point Bandara Ngurah Rai Bali menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan atas dampak pembukaan border sebesar 1.030,47% pada Bulan Maret 2022 dibanding Februari 2022," imbuh dia.

Sandiaga menyebut bahwa ada lima negara besar penyumbang turis asing ke Bali. Pihaknya juga sangat getol meminta maskapai asing menambah frekuensi penerbangannya ke Indonesia.

"Selain itu, Pada Bulan April 2022 top 5 wisatawan mancanegara terbanyak yang berkunjung ke Bali berasal dari Australia, UK, Singapura, USA dan Perancis," kata Sandiaga.

"Sebagai upaya optimalisasi kunjungan wisatawan mancanegara, Kemenparekraf berperan aktif dengan berkolaborasi bersama perusahaan maskapai internasional untuk menambah kuantitas ataupun jadwal penerbangan ke Indonesia khususnya Bali," imbuh dia.

"Peran aktif tersebut salah satunya diimplementasikan melalui program promosi dengan skema Kerja Sama Terpadu, kerjasama ini dilakukan dengan perusahaan maskapai atau wholesaler di originasi maupun Indonesia," kata dia lagi.

Kerjasama ini, terang dia, diharapkan mampu meningkatkan awareness pariwisata Indonesia, dan mendorong antusiasme wisatawan untuk berkunjung dengan menyajikan informasi yang holistik akan pariwisata melalui narasi yang tepat sesuai dengan karakter dan minat wisatawan.

"Sebagai informasi, saat ini kami juga mulai memaksimalkan kegiatan promosi dan selling dengan melibatkan industri di berbagai negara, seperti tourism market di berbagai negara. Beberapa waktu kemarin Kemenparekraf memfasilitasi industri untuk ikut serta di ajang ATM Dubai serta South Asia's Travel & Tourism Exchange (SATTE) di India. Kegiatan ini diharapkan dapat berdampak positif dengan kembali meningkatnya kunjungan wisman ke Indonesia dan mendorong semakin geliatnya industri penerbangan internasional," kata dia.

"Dengan adanya peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia khususnya Bali, diharapkan seluruh stakeholders dapat menerima manfaat yang besar sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian melalui sektor pariwisata sebagai sektor utama di Bali," terang Sandiaga.



Simak Video "Strategi Pemerintah Agar Tak Terjadi Penumpukan Tes PCR PPLN di Bandara"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA