Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 28 Mei 2022 16:27 WIB

TRAVEL NEWS

Aare You Safe? Kampanye Peringatan Bahayanya Berenang di Sungai Aare

Femi Diah
detikTravel
Sungai Aare di Bern, Swiss
Foto: istimewa (https://www.bern.com/en/aare-river)
Jakarta -

Bahaya Sungai Aare menjadi catatan tersendiri bagi pemerintah Bern, Swiss. Ada peringatan khusus buat siapapun yang berenang di sana dengan kampanye 'Aare You Safe?'.

Sungai Aare menjadi destinasi wisata favorit wisatawan lokal ataupun turis asing. Warna air biru atau toska dan airnya yang jernih dan dipastikan memiliki kualitas baik menjadi daya tarik tersendiri.

Tetapi, sungai itu dinilai sebagai sungai yang cukup berbahaya. Merujuk pengalaman traveler, cukup banyak yang menyarankan hanya mereka yang jago berenang dan memiliki stamina tinggi yang sebaiknya berenang di Sungai Aare. Selain itu, para perenang sebaiknya mengenal dengan baik di bagian mana harus menepi agar tidak tertarik oleh pusaran air.

Nah, beberapa hari terakhir, Sungai Aare membetot perhatian publik. Itu setelah putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz atau yang akrab disapa Eril hilang saat berenang di sana pada Kamis (26/5/2022) waktu setempat.

Kampanye Aare You Safe? juga turut menjadi perhatian. Kalimat itu merupakan peringatan buat siapa saja tentang bahayanya berenang di Sungai Aare.

"Berenang di Sungai Aare merupakan bagian dari bersenang-senang di musim panas bagi masyarakat Bern. Namun sayangnya, situasi rumit dan insiden serius terjadi setiap musim panas akibat kecerobohan," dikutip dari situs kota Bern.

"Setelah istirahat satu tahun, Kota Bern dan berbagai organisasi terkait meluncurkan kampanye yang berjudul Aare You Safe?'. Ini untuk menjadi pengingat kepada semua orang terhadap bahaya yang mengintai di Sungai Aare," begitulah lanjutan keterangannya.

Kampanye itu memberikan peringatan lebih kepada turis asing. Sebab, bisa jadi mereka baru pertama kali datang ke Bern dan ingin coba-coba berenang di Sungai Aare.

"Selanjutnya, perhatian khusus kami berikan kepada perenang dan pengguna perahu karet tamu, misalnya wisatawan dan pendatang baru di daerah tersebut," begitulah peringatannya.

Di sana juga dicantumkan nomor kontak darurat yang bisa dihubungi.

Dikutip dari situs swissinfo.ch, pada tahun 2013 setidaknya ada 24 orang tenggelam di Sungai Aare. Menurut Swiss Lifesaving Society, mayoritas korbannya adalah pria muda.



Simak Video "Momen Ridwan Kamil Bertemu Guru di Swiss yang Temukan Jasad Eril"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Eureka!
×
Rahasia Borobudur
Rahasia Borobudur Selengkapnya