Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 08 Jun 2022 08:12 WIB

TRAVEL NEWS

Arab Boikot India, Ini Kronologinya

Yasmin Nurfadila
detikTravel
Warga India dan Pakistan gelar aksi protes atas komentar Nupur Sharma yang hina Nabi Muhammad SAW. Mereka teriakkan slogan anti-India dan injak poster Nupur Sharma.
Foto: AP Photo
Jakarta -

Seruan Arab boikot India muncul akibat penghinaan yang dilakukan petinggi partai penguasa di India. Ini kronologinya.

Pada 5 Juni 2022, negara-negara Arab mulai menyerukan Arab boikot India. Sebagai akibat dari penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW yang dilakukan oleh anggota partai penguasa di India.

Kronologi Penghinaan

Dalam sebuah debat televisi yang membahas mengenai Masjid Gyanvapi, Nupur Sharma, juru bicara dari Partai Bharatiya Janata (BJP) mengeluarkan sebuah pernyataan yang menghina Nabi Muhammad SAW. BJP merupakan partai dari Perdana Menteri (PM) India saat ini, yaitu India Narendra Modi.

Dikutip dari CNBC, Nupur Sharma menghina Nabi Muhammad SAW karena Nabi menikahi istrinya, Aisyah, saat masih belia.

"Nabi Muhammad menikahi seorang gadis berusia enam tahun dan kemudian berhubungan dengannya pada usia sembilan tahun," ujarnya dalam sebuah video yang telah dihapus oleh saluran televisi yang bersangkutan.

Menurut informasi dari laman Deccan Herald, video berisi pernyataan tersebut diunggah dalam cuitan Twitter oleh Mohammed Zubair dari Alt News. Zubair menyatakan kecaman atas pernyataan tersebut dan menganggap Sharma serta pembawa berita menyebarkan ujaran kebencian.

Dalam prosesnya, kondisi memburuk ketika juru bicara BJP lainnya, Naveen Jindal, juga memberikan komentar yang menghina Nabi Muhammad SAW dalam sosial media miliknya. Berdasarkan informasi yang dimuat The Logical Indian, dalam cuitannya di Twitter, Jindal menuduh Nabi Muhammad telah melakukan pemerkosaan.

Reaksi Negara-Negara Arab

Dua peristiwa penghinaan yang dilakukan oleh petinggi partai penguasa India ini menimbulkan kecaman dari negara-negara dengan mayoritas penduduk Islam. Kecaman terutama datang dari negara-negara Arab. Muncul seruan-seruan Arab boikot India.

Mufti Agung dari Kesultanan Oman, Ahmed bin Hamad Al Khalili mengutarakan kemarahannya atas penghinaan tersebut. Ia menyebutnya sebagai 'perang terhadap semua Muslim'. Hal ini kemudian diikuti oleh respon negatif bahkan pemboikotan produk-produk India di negara-negara Arab di Teluk Persia (GCC).

Dikutip dari Aljazeera, pada Selasa (7/6/2022), Al Jazeera TV melaporkan adanya penarikan produk-produk India dari beberapa toko di Kuwait. Selain itu, negara-negara Arab lainnya juga memberikan respon tegas terhadap peristiwa ini.

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri Qatar yang mengundang Duta Besar India dan memberikannya surat pernyataan resmi yang menyatakan ketidaksetujuan serta kecaman terhadap penghinaan yang dilakukan.

Meski pada Minggu (5/6/2022) BJP telah menskors Nupur Sharma dan Naveen Jindal. Namun, hal ini tetap tidak dapat membendung kemarahan dari negara-negara Islam. Kecaman dan seruan Arab boikot India tetap ramai hingga saat ini.



Simak Video "Polisi India Tembak Mati 2 Pedemo soal Pelecehan Nabi Muhammad"
[Gambas:Video 20detik]
(ysn/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA