Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 19 Jun 2022 17:20 WIB

TRAVEL NEWS

Dicap Rasis, Taman di AS Akhirnya Ganti Nama

Tim detikcom
detikTravel
taman monas disebut mirip central park new york
Foto: Ilustrasi taman
Folsom -

Sebuah taman di California, Amerika Serikat menuai kontroversi. Negro Bar, begitulah nama taman itu. Setelah bertahun-tahun, taman itu akhirnya ganti nama.

Perubahan itu berawal dari petisi yang diluncurkan oleh Phaedra Jones, seorang pengantar makanan dari aplikasi online, yang melihat papan bertuliskan nama taman itu empat tahun lalu.

"Saya tidak percaya bahwa saya benar-benar melihat papan yang bertuliskan 'Negro Bar.' Mungkin karena saya lebih suka tidak disebut negro di zaman sekarang ini," tulis Jones seperti dikutip dari AFP, Minggu (19/6/2022).

"Ketika saya melihat tanda itu, saya segera merasa tidak nyaman, perut saya mulai sakit, saya menutup kaca jendela dan melihat cermin setiap 10 detik," lanjutnya.

Kemudian pada Jumat (17/6), dua hari sebelum peringatan emansipasi budak AS alias Juneteenth, California State Park dan Recreation Commission memutuskan untuk mengganti nama taman tersebut.

Nama taman itu akhirnya akan berubah nama sementara menjadi Black Miners Bar setelah terjadi perdebatan bertahun-tahun. Nama Black Miners Bar itu akan bertahan setidaknya hingga satu tahun ke depan.

Selama 1 tahun itu, para sejarawan akan diberi waktu untuk meneliti "opsi penamaan jangka panjang yang layak," serta menerima masukan dari anggota masyarakat hingga pemimpin suku.

Taman tersebut terletak di Folsom, sebuah kota yang didominasi warga kulit putih di dekat ibu kota California, Sacramento. Nama taman itu awalnya terinspirasi dari penambang kulit hitam yang bekerja di daerah tersebut pada akhir 1840-an.

Negro Bar --kini disebut Black Miners Bar-- berisi tempat perkemahan, jalur alam, tempat olahraga dayung, hingga pusat pelatihan untuk program penjaga pantai junior.

Sampai sekitar seabad yang lalu, taman tersebut sering disebut oleh penduduk setempat hingga surat kabar San Francisco Chronicle dengan kata-kata ejekan yang lebih tajam.

Departemen Taman California dalam sebuah laporan menyebut kontroversi itu sebagai "salah satu masalah penamaan fasilitas taman yang sudah berlangsung lama".

Pihaknya juga saat ini tengah berencana "mengidentifikasi dan menghapus sisa nama tempat yang menghina"

Sebelumnya, departemen tersebut memutuskan untuk tidak mengganti nama taman pada 1999. Salah satu alasannya karena khawatir perubahan tersebut akan diartikan sebagai "hilangnya pengakuan atas kehadiran dan partisipasi kelompok Afrika-Amerika di California Gold Rush."



Simak Video "Ruhut Dilaporkan Dugaan Rasis, Polda Metro Segera Periksa Saksi"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA