Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 03 Jul 2022 16:10 WIB

TRAVEL NEWS

Jurus Marketing Developer China: Beli Rumah Bonus Babi Hidup

Babi
Foto: Ilustrasi babi (AP)
Minquan -

Developer perumahan di China menempuh cara ekstrem untuk menarik para pembeli. Traveler yang membeli rumah di sana akan mendapat bonus babi hidup.

Central China Real Estate, developer perumahan terbesar di provinsi Henan menawarkan promo yang unik dan beda dari biasanya. Siapa saja yang berminat membeli rumah dari developer itu akan mendapatkan hadiah langsung berupa seekor babi yang masih hidup.

Bukan sekadar babi biasa yang akan dihadiahkan oleh developer itu, melainkan babi yang beratnya mencapai 100 kilogram per ekornya. Babi seberat itu bernilai sekitar US$ 350 atau sekitar Rp 5,2 jutaan jika dirupiahkan.

"Beli rumah dan dapatkan babi 'Peppa Pig' seberat 100 Kilogram. Dapatkan kehidupan yang lebih baik dalam satu kesempatan," demikian bunyi iklan yang diunggah developer tersebut lewat akun WeChat mereka.

Babi sendiri merupakan sumber protein utama yang dikonsumsi warga China. Babi adalah salah satu komoditas perdagangan penting warga di sana.

Selain menjanjikan hadiah babi hidup bagi para calon pembeli, developer di China juga menyebut akan menerima pembayaran DP rumah dengan hasil pertanian seperti gandum dan bawang putih.

"Selama musim panen bawang putih seperti sekarang, perusahaan membuat kebijakan yang menguntungkan para petani bawang di daerah Qi. Kami membantu para petani dengan cinta dan membuat mereka lebih mudah membeli rumah," ujar pihak Central China Real Estate dalam iklan di WeChat.

Meski saat ini iklan itu sudah dihapus, tapi berita itu sudah terlanjur menyebar di media sosial Weibo. Publik China sendiri menilai iklan tersebut menunjukkan bahwa pihak developer sudah putus asa dalam menggaet calon pembeli rumah.

Pasar properti di China sendiri sedang melambat, bahkan bisa dibilang turun drastis akibat pandemi COVID-19. Penjualan rumah turun sampai 31,5% dari bulan Januari ke bulan Mei.

Sementara jika dihitung dari bulan Mei tahun lalu, penjualan rumah di China turun sebesar 59%. Pemerintah China turut turun tangan mengatasi masalah ini. Mereka menurunkan bunga pinjaman dan mempermudah aturan membeli rumah.



Simak Video "Resor di China Lockdown, 80 Ribu Turis Terjebak"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA