Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 06 Jul 2022 14:43 WIB

TRAVEL NEWS

Daftar PPKM Level 1 Jawa dan Bali, Termasuk Jabodetabek

Femi Diah
detikTravel
Monumen Nasional kembali dibuka setelah sempat ditutup akibat pandemi Corona. Dibukanya kembali tempat wisata itu disambut gembira oleh masyarakat Jakarta dan sekitarnya.
Ilustrasi Jakarta (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah matal memasukkan Jabodetabek dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Ini daftar wilayah PPKM Level 1 di Jawa dan Bali, termasuk Jabodetabek.

Aturan tersebut dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 35 tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat pada Kondisi Corona Virus Disease di Wilayah Jawa Bali.


Aturan yang berlaku pada 6 Juli hingga 1 Agustus 2022 itu merevisi Inmendagri Nomor 33 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2 dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali yang baru diteken pemerintah pada sehari sebelumnya, Selasa (5/7).

"Dan pada saat Instruksi Menteri ini berlaku maka Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 33 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2 dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali dicabut dan dinyatakan tidak berlaku," demikian penggalan Inmendagri.

Berikut daftar wilayah PPKM level 1 untuk wilayah Jawa-Bali.

DKI Jakarta

Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu,
Kota Administrasi Jakarta Barat,
Kota Administrasi Jakarta Timur,
Kota Administrasi Jakarta Selatan,
Kota Administrasi Jakarta Utara, dan
Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Banten

Kota Cilegon,
Kabupaten Serang,
Kabupaten Pandeglang,
Kabupaten Lebak,
Kota Serang,
Kota Tangerang,
Kabupaten Tangerang, dan
Kota Tangerang Selatan.

Jawa Barat

Kabupaten Kuningan,
Kota Sukabumi,
Kota Cirebon,
Kota Bandung,
Kabupaten Tasikmalaya,
Kabupaten Sukabumi,
Kabupaten Purwakarta,
Kabupaten Pangandaran,
Kabupaten Majalengka,
Kota Tasikmalaya,
Kota Cimahi,
Kota Banjar,
Kabupaten Karawang,
Kabupaten Indramayu,
Kabupaten Cirebon,
Kabupaten Cianjur,
Kabupaten Ciamis,
Kabupaten Bandung Barat,
Kabupaten Bandung.
Kabupaten Sumedang,
Kabupaten Subang,
Kabupaten Garut,
Kota Depok,
Kota Bogor,
Kabupaten Bogor,
Kota Bekasi, dan
Kabupaten Bekasi.

Jawa Tengah

Kota Semarang,
Kota Magelang,
Kabupaten Banyumas,
Kabupaten Semarang,
Kabupaten Demak,
Kabupaten Wonosobo,
Kabupaten Wonogiri,
Kabupaten Temanggung,
Kabupaten Tegal,
Kabupaten Sukoharjo,
Kabupaten Sragen,
Kabupaten Rembang,
Kabupaten Purworejo,
Kabupaten Purbalingga,
Kabupaten Pemalang,
Kabupaten Pati,
Kabupaten Magelang,
Kabupaten Kudus,
Kota Tegal,
Kota Surakarta,
Kota Salatiga,
Kota Pekalongan,
Kabupaten Klaten,
Kabupaten Kendal,
Kabupaten Kebumen,
Kabupaten Karanganyar,
Kabupaten Cilacap,
Kabupaten Banjarnegara,
Kabupaten Pekalongan,
Kabupaten Jepara,
Kabupaten Grobogan,
Kabupaten Brebes,
Kabupaten Boyolali,
Kabupaten Blora, dan
Kabupaten Batang.

Daerah Istimewa Yogyakarta

Kabupaten Sleman,
Kabupaten Bantul,
Kota Yogyakarta,
Kabupaten Kulonprogo, dan
Kabupaten Gunungkidul.
Jawa Timur
Kabupaten Sidoarjo,
Kota Surabaya,
Kota Mojokerto,
Kota Madiun,
Kota Kediri,
Kota Blitar,
Kabupaten Tuban,
Kabupaten Lamongan,
Kota Pasuruan,
Kabupaten Gresik,
Kabupaten Bojonegoro,
Kabupaten Tulungagung,
Kabupaten Trenggalek,
Kabupaten Situbondo,
Kabupaten Ponorogo,
Kabupaten Pacitan,
Kabupaten Ngawi,
Kabupaten Magetan,
Kabupaten Madiun,
Kabupaten Lumajang,
Kota Probolinggo,
Kota Malang,
Kota Batu,
Kabupaten Kediri,
Kabupaten Jombang,
Kabupaten Bondowoso,
Kabupaten Blitar,
Kabupaten Banyuwangi,
Kabupaten Sumenep,
Kabupaten Sampang,
Kabupaten Probolinggo,
Kabupaten Pasuruan,
Kabupaten Nganjuk,
Kabupaten Mojokerto,
Kabupaten Malang,
Kabupaten Jember,
Kabupaten Bangkalan, dan
Kabupaten Pamekasan.

Bali

Kabupaten Jembrana,
Kabupaten Bangli,
Kabupaten Karangasem,
Kabupaten Badung,
Kabupaten Gianyar,
Kabupaten Klungkung,
Kabupaten Tabanan,
Kabupaten Buleleng, dan
Kota Denpasar.



Simak Video "DKI Tetap PPKM Level 1 Dikala Kasus Covid-19 Lagi Ngegas"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA