Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 17 Jul 2022 06:41 WIB

TRAVEL NEWS

Gaduh Netizen soal Candi Borobudur Tidak Masuk 7 Keajaiban Dunia

Aisyah Kamaliah
detikTravel
17 June 2022, Indonesia, Yogyakarta: German President Frank-Walter Steinmeier will be guided through the Borobudur temple complex. The approximately 1200-year-old step-shaped temple is considered the most important Buddhist building on Java and the largest Buddhist temple in the world. It has been a Unesco World Heritage Site since 1991. President Steinmeier is on a two-day visit to Indonesia. He was previously in Singapore for two days. Photo: Bernd von Jutrczenka/dpa (Photo by Bernd von Jutrczenka/picture alliance via Getty Images)
Candi Borobudur (dpa/picture alliance via Getty I/picture alliance)
Jakarta -

Candi Borobudur dianggap sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia versi baru. Tetapi, rupanya faktanya tidak.

7 Keajaiban Dunia atau 7 Wonders of the World merupakan daftar yang dibuat oleh sebuah yayasan di Swiss New Open World Corporation (NOWC) lewat poling. Kampanye itu dimulai sejak 2000 dan diumumkan pada 2007.

Poling itu dibuat setelah menimbang 7 Keajaiban Dunia yang disusun sebelumnya hanya menyisakan bangunan Piramida Giza. Pemilihan 7 Keajaiban Dunia yang baru itu rupanya disambut antusias. Poling itu diikuti hingga 100 juta voters.

Rupanya, Borobudur (Magelang) dan Sawah Terasering Tegallalang (Bali) masuk nominasi. Tetapi, dua destinasi wisata unggulan Indonesia itu tidak terpilih.

Kendati demikian, Pengkaji Pelestari Balai Konservasi Borobudur Brahmantara menyebut ada hal yang lebih penting dari 7 Keajaiban Dunia dan berhasil disabet Candi Borobudur.

"Tentang 7 Keajaiban Dunia itu kan polling media. Kalau yang terkait dengan pengelolaan Candi Borobudur sebagai warisan dunia itu adalah penetapan dari UNESCO. Yang penting yang penetapan ini," kata Brahmantara.

Borobudur sudah ditetapkan menjadi warisan budaya dunia oleh UNESCO pada 1991. Borobudur adalah salah satu monumen Buddha terbesar di dunia dan dibangun antara abad ke-8 dan ke-9 Masehi pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra.

Di samping itu, proses pembuatannya sendiri sudah merupakan keajaiban dari sisi ilmiah, terutama di zaman itu. Candi Borobudur disusun menggunakan teknik penguncian (interlock), yaitu teknik yang mirip puzzle jigsaw.

Hal ini bisa dilihat pada susunan batu candi pada bagian bawah dan pintu gerbang. Jadi, bagian batu yang akan disusun sudah dibentuk sedemikian rupa agar bisa disusun dengan teknik penguncian.

"Secara teknis sambungan-sambungan itu sudah menggunakan sistem interlock. Jadi tipe-tipe sambungan itu semuanya tersistem dengan baik. Arsitek maupun engineer di masa itu sudah mempertimbangkan beberapa teknik kuncian," sebut Brahmantara dalam kesempatan sebelumnya.

Sementara itu, pemilihan 7 Keajaiban Dunia tidak ada kaitannya dengan UNESCO.

Berikut 7 Keajaiban Dunia yang terpilih dari New Open World Corporation:

  1. Colosseum Italia
  2. Tembok Besar China
  3. Petra Yordania
  4. Machu Picchu di Peru
  5. Taj Mahal India
  6. Patung Kristus Penebus di Brasil
  7. Chichen Itza di Meksiko


Simak Video "Sandiaga Uno Harap Penataan Candi Borobudur Bisa Tarik 20 Juta Wisatawan"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA