Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 18 Jul 2022 16:28 WIB

TRAVEL NEWS

Mau Liburan 17 Hari, eh Malah Koper Hilang

Syanti Mustika
detikTravel
Ilustrasi Koper
Ilustrasi koper (iStock)
Jakarta -

Keluarga asal California ini terpaksa membeli baju baru untuk liburan di Eropa. Kopernya tidak mendarat bersama mereka di destinasi tujuan.

Dikutip dari Business Insider, Senin (18/7/2022) keluarga yang mengalami nasib buruk itu adalah keluarga Steve Gomez. Dia liburan bersama istri dan dua anaknya ke Eropa.

Bukan main-main, mereka menjadwalkan pelesiran selama 17 hari, termasuk pelayaran tujuh hari dengan cruise. Namun kejadian tidak mengenakan sesaat mereka telah mendarat di Roma setelah terbang dari Toronto.

Mereka sampai di Roma pada tanggal 18 Juni, namun tidak dengan bagasi mereka. Gomez pun melaporkan kepada Aviapartner, yang menangani bagasi maskapai atas kehilangan yang mereka alami.

"Tidak mungkin menjangkau mereka. Telepon mitra menghasilkan sinyal sibuk atau tidak pernah menjawab dan tidak ada email yang dijawab. Sistem ini dirancang untuk menutup telepon ketika waktu tunggu mencapai 61 menit," ujar Gomez.

Mereka pun terpaksa membeli pakaian dan perlengkapan dadakan. Imbasnya, bujet liburan membengkak sejak awal liburan. Setidaknya di permulaan liburan itu, mereka menghabiskan USD 1.600 (Rp 24 juta) untuk membeli baju, koper, dan perlengkapan mandi.

Setelah beberapa kali gagal untuk berbicara dengan seseorang tentang bagasi mereka, pelacak bagasi pun menunjukkan tas mereka akan dikirim ke Naples. Lokasi ini bertepatan dengan pemberhentian pertama pelayaran mereka di Salerno pada 21 Juni.

Namun, drama belum terhenti di sana. Gomez mengatakan barang bawaannya tidak muncul.

"Keluarga kami yang terdiri dari empat orang menghabiskan pelayaran penuh selama tujuh hari, ditambah empat hari di Athena dan dua hari di Venesia tanpa bagasi. Total, 17 hari kami tanpa barang-barang sejak hari kami berangkat," ujar Gomez.

Pada tanggal 3 Juli, ketika mereka kembali ke bandara untuk pulang , Gomez memberi tahu seorang agen perjalanan tentang yang terjadi dan meminta upgrade, tetapi katanya tidak ada yang tersedia.

"Dia (petugas) baru saja berurusan dengan keluarga 'tujuh orang yang kehilangan bagasi dalam perjalanan liburan selama 10 hari'. Kedengarannya seolah-olah saya harus merasa lebih baik karena yang lain lebih buruk dari saya," ujar Gomez.

Lima hari setelah kembali ke San Diego, mereka diberitahu satu tas telah ditemukan. Gomez pun berkendara dua jam untuk mengambilnya dari bandara. Keesokan harinya dia mendapat telepon tentang tas lain dan harus menempuh perjalanan 2 jam pergi dan 2 pulang lagi untuk tas nya.

Pada 12 Juli, mereka akhirnya mendapatkan semua tas mereka kembali.

"Sekarang setelah kami menemukan barang bawaan kami, tantangan berikutnya adalah mengganti biaya pengeluaran. Saya kira saya perlu mengambil tindakan hukum," kata Gomez.

Sejauh ini, Air Canada belum merespons permintaan konfirmasi.



Simak Video "Ukraina Resmi Jadi Kandidat Uni Eropa, Zelenskyy Sambut Gembira "
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA