Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 02 Agu 2022 10:31 WIB

TRAVEL NEWS

Tiket Mahal Komodo Rp 3,75 Juta Diterapkan, yang Mengintimidasi akan Ditindak

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Tiket mahal Taman Nasional Komodo Rp 3,75 juta sudah diterapkan mulai kemarin. Pemerintah Provinsi NTT mengatakan akan terus melakukan sosialisasi.

Dalam siaran resmi, Selasa (2/8/2022), isi sosialisasi kenaikan tarif yakni berkaitan dengan konservasi. Seperti diketahui, tiket mahal TN Komodo hanya untuk memasuki Pulau Padar dan Komodo saja.

"Kita akan lakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan tarif masuk Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) yakni Pulau Komodo dan Pulau Padar. Di samping itu juga akan dilakukan pembatasan jumlah pengunjung di kedua pulau tersebut," kata Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat di kantornya, Senin (1/8).

"Pelaksanaan tarifnya tetap diberlakukan mulai hari ini dan akan terus kita lakukan evaluasi serta sosialisasi pada masyarakat," ujar Gubernur VBL.

Kata Viktor, butuh anggaran yang besar untuk mengelola sebuah taman nasional dan di Indonesia ini ada banyak sekali jumlahnya. Oleh sebab itu untuk konservasi Taman Nasional Komodo maka harus punya anggaran yang cukup agar pengelolaannya lebih maksimal.

"Konservasi yang baik itu sudah pasti butuh anggaran yang besar. Maka tarif tersebut akan digunakan dengan baik untuk konservasi dan juga kita batasi pengunjungnya agar alam dan ekosistemnya tetap terjaga. Karena dengan Konservasi TNK yang baik maka akan semakin menjadi kebanggaan kita semua apalagi Komodo ini adalah satu-satunya yang ada di dunia dan hanya ada di Nusa Tenggara Timur," tegas dia.

Menurut Viktor, hal tersebut untuk pelayanan pariwisata jangka panjang. Pihaknya juga sangat ingin menjaga ekosistem darat dan laut dari dua pulau itu, misalnya dengan mencegah dari adanya upaya pemboman ikan yang juga merusak alam lautnya, pencegahan pencurian satwa seperti rusa yang adalah makanan komodo.

"Ini semua sangat berkaitan erat demi kelangsungan hidup ekosistem disana dan juga demi kelangsungan hidup komodo," katanya.

Bagi masyarakat yang juga ingin melihat komodo bisa ke Pulau Rinca, di sana juga ada 1.300 komodo, dan di sana dikenakan dengan tarif yang normal. Presiden Jokowi, kata dia, juga telah mengatakan kalau tidak ingin ke Pulau Komodo dan Pulau Padar maka juga bisa ke Pulau Rinca karena komodo di sana juga sama dengan di dua pulau sebelumnya.

"Tentunya harus terus kita lakukan sosialisasi agar ekonomi masyarakat berkembang dan terus bertumbuh bersama aspek pariwisata lainnya di Labuan Bajo. Kita lakukan sosialisasi bersama dengan penyebarluasan informasi dengan media sosial," terang Viktor.

Selanjutnya pada pelaku intimidasi akan ditindak >>>

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Tarif Rp 3,75 Juta Taman Nasional Komodo untuk Konservasi"
[Gambas:Video 20detik]
BERITA TERKAIT
BACA JUGA