Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 12 Agu 2022 05:41 WIB

TRAVEL NEWS

Kenapa Pangkas Rambut Identik dengan Garut?

Barber School Abah Atrox
Sekolah pangkas rambut Barber School Abah Atrox (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Garut -

Pangkas rambut di sekitar Jakarta identik dengan pelakunya yang berasal dari Garut. Mereka disebut pula Asgar atau asli Garut. Kenapa demikian?

Tim detikcom melakukan penelusuran selama beberapa hari di Garut untuk menemukan jawabannya. Jejak sejarah yang ditemukan oleh Ketua Asgar Indonesia, Irawan Hidayah, bahwa aktivitas pangkas rambut komersial sudah ada sejak zaman penjajahan.

"Kebetulan saya sedang menulis buku sejarang pangkas rambut Asgar. Yang saya sudah survei, saya sudah berkeliling ke berbagai daerah di Garut," katanya pada tim detikcom pada awal Agustus 2022 lalu.

"Penelitian saya ini ingin tahu di mana sih dan siapa yang pertama memiliki pekerjaan sebagai pemangkas rambut, hasilnya di dapat temuan 1930 seorang seniman rambut dari Desa Bagendit," dia menambahkan.

"Beliau dulu bekerja di Belanda menjadi pencukurnya menir-menir Belanda. Setelah itu dia mengajarkan ilmu mencukur ke saudara-saudara sampai ke teman sekampungnya dan mulailah menyebar ke Jakarta setelah bisa ke sini," kata dia lagi.

Barber School Abah AtroxBarber School Abah Atrox (Foto: Pradita Utama/detikcom)

Irawan menjabarkan bahwa pangkas rambut Garut atau Asgar pertama kali beroperasi dengan berkeliling. Dikatakannya bahwa pangkas rambut modern di Jakarta mulai beroperasi pada tahun 50-an.

"Cara pertama senior-senior kita melakukan pekerjaan pangkas rambut ini dengan berkeliling ke berbagai kampung. Ada juga yang mangkal di bawah pohon rindang di pinggir jalan," kata dia.

"Seperti itu prosesnya sebelum masuk ke toko pangkas rambut. Itu setelah mereka siap dan merasa bisa," dia menambahkan.

"Di Jakarta sendiri pangkas rambut Asgar dimulai dari tahun 1950 di Mayestik. Setelah itu semakin banyak orang berminat dan makin berkembang pula ilmu cukur akhirnya menyebar sampai ke luar Garut," ujar Irawan.

Irawan juga menjelaskan tentang alat yang digunakan pemangkas rambut Garut di masa dahulu. Katanya, alat yang digunakan adalah barang pinjaman dari orang Belanda dan lainnya.

"Ada yang sudah saya wawancara bernama Bapak Aman, beliau nekat ke Bandung mangkas rambut tidak belajar formal tapi lebih ke otodidak. Dia ikut temannya dan alat pinjam dari teman orang China di sana, jadi nggak beli," kata dia.

"Pinjam dulu. Kalau yang dari menir Belanda itu Pak Haji Idi yang dari Kampung Bantarjati, konon katanya jadi pembantu di orang Belanda. Alatnya tidak disebutkan spesifik dari mananya, mungkin dari majikan atau pedagang-pedagang China saat itu," dia menjelaskan.



Simak Video "Bisnis Tahan Banting, Barbershop Asgar"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA