Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 14 Agu 2022 16:10 WIB

TRAVEL NEWS

Paus Pembunuh Serang Kapal Pemancing, 5 Orang Dievakuasi Tim SAR

killer whale
Foto: Ilustrasi paus pembunuh (Getty Images/iStockphoto/hanhanpeggy)
Sines -

Sekelompok Paus Pembunuh alias Orca menyerang kapal pemancing di pesisir pantai Portugal. Serangan itu membuat kapal tenggelam dan 5 pemancing harus dievakuasi.

Serangan itu terjadi pada Minggu (31/7) silam. Menurut pernyataan dari Angkatan Laut Portugal, lokasi serangan paus itu disebutkan berada di pesisir pantai Sines, Portugal sekitar 11 kilometer dari pantai.

Para pemancing yang naik kapal itu sampai harus dievakuasi petugas lantaran kapal yang mereka naiki rusak dan tenggelam akibat diserang sekelompok Orca.

Sebanyak 5 pemancing berhasil diselamatkan oleh kapal pemancing lain yang lokasinya paling dekat dengan tempat kejadian perkara. Kapal pemancing bernama 'Festas Andre' itu memang bekerja sama dengan Angkatan Laut Portugal.

"Pihak Angkatan Laut, melalui Maritime Search and Rescue Coordination Center (MRCC) di Lisbon dan Kepala Pelabuhan Sines telah menyelamatkan 5 orang penumpang kapal. Mereka diselamatkan dari atas rakit setelah kapal mereka tenggelam setelah diserang kawanan paus pembunuh, 11 kilometer dari pantai," demikian pernyataan resmi dari AL Portugal.

"Kapal Festas Andre langsung memberi pertolongan, mengangkut 5 orang korban tadi, lalu berlabuh dengan selamat di Sines pukul 14.43 waktu setempat," imbuh mereka.

Para korban yang selamat tidak bisa menyebutkan berapa ekor paus pembunuh yang menyerang kapal mereka. Serangan itu berlangsung dengan sangat cepat. Tahu-tahu mereka sudah terlempar ke lautan dan kapal mereka karam.

Ini bukan kali pertama kawanan paus pembunuh menyerang kapal milik warga. Sebelumnya, di bulan Juli 2020, serangan serupa juga terjadi.

Alfredo Lopez, profesor Biologi dari Spanyol menyatakan, paus pembunuh itu menyerang manusia sebagai tindakan pembelaan diri.

"Itu bukanlah tindak balas dendam. Mereka melakukan itu untuk melindungi diri," jelas Lopez, seperti dikutip dari media El Pais, Minggu (14/8/2022).



Simak Video "Penampakan Ratusan Paus Terdampar di Pantai Barat Tasmania"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA