Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 24 Agu 2022 14:15 WIB

TRAVEL NEWS

Tiket Pesawat Mahal, Mau Naik Kereta?

Syanti Mustika
detikTravel
Penumpang kereta api (KA) jarak jauh yang sudah mendapatkan dua kali vaksin (lengkap) atau booster tak perlu lagi tes COVID-19. KAI akan memperketat pengawasan protokol kesehatan (prokes). (dok KAI Daop 1)
Ilustrasi bepergian dengan kereta api (dok KAI Daop 1)
Jakarta -

Menparekraf Sandiaga Uno menyarankan traveler untuk berpergian dengan bus atau kereta api sebagai solusi tiket pesawat mahal. KAI pun siap menyambut traveler.

KAI akan menyiapkan sarana dan prasarananya semaksimal mungkin agar dapat mendukung kebangkitan pariwisata Indonesia.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, KAI akan mengakomodir peningkatan jumlah pelanggan kereta api melalui penambahan jumlah tempat duduk dan perjalanan KA. KAI terus memantau penjualan tiket secara realtime untuk memastikan wisatawan dapat bepergian dengan kereta api.

"KAI telah terbukti mampu untuk mengakomodir peningkatan jumlah pelanggan pada masa libur atau peak season. Contohnya pada masa Angkutan Lebaran 2022 yang lalu KAI melayani 4,39 Juta pelanggan kereta api selama 22 hari," ujar Joni dalam rilisnya, Rabu (24.8.2022).

Selain mampu mengakomodir peningkatan jumlah pelanggan, KAI juga terus memastikan seluruh pelanggan menerapkan protokol kesehatan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Tujuannya untuk memastikan layanan kereta api tetap dalam kondisi yang aman, nyaman, dan sehat.

Bagi para wisatawan yang ingin menggunakan kereta api, KAI menyediakan berbagai tipe kereta yang dapat digunakan ke berbagai tujuan. Mulai dari kelas Ekonomi, Bisnis, Eksekutif, dan Luxury dapat dipesan oleh pelanggan dengan keunggulan yang tersedia di masing-masing kelas.

Terkait tarif yang ditawarkan tersedia 2 jenis yaitu tarif KA Public Service Obligation (PSO) dan Komersial. Untuk KA PSO tarifnya tetap sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah. Sedangkan untuk tarif KA Komersial sifatnya dinamis menyesuaikan dengan permintaan dari masyarakat tapi sesuai Tarif Batas Atas dan Tarif Batas Bawah yang ditetapkan.

Selain kereta reguler, KAI juga menyediakan Kereta Wisata yang memiliki keunggulan yang berbeda. KAI memiliki berbagai tipe Kereta Wisata yang cocok digunakan untuk perjalanan rombongan dengan jadwal dan rute yang fleksibel. Terdapat Kereta Wisata tipe Bali, Imperial, Jawa, Nusantara, Priority, Retro, Sumatra, Toraja dan Kereta Istimewa.

"Melalui berbagai fasilitas kereta yang KAI miliki, KAI siap mendukung berbagai kebijakan pemerintah di sektor pariwisata dalam rangka pemulihan perekonomian nasional," tutup Joni.



Simak Video "Menparekraf Jawab Isu Larangan Konser hingga Akhir Desember 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/sym)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA