Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 04 Sep 2022 07:11 WIB

TRAVEL NEWS

Ada 'Es Zombie' di Greenland, Bikin Permukaan Laut Naik 27 cm

Syanti Mustika
detikTravel
ILULISSAT, GREENLAND - JULY 30: An iceberg floats in Disko Bay behind houses during unseasonably warm weather on July 30, 2019 in Ilulissat, Greenland. The Sahara heat wave that recently sent temperatures to record levels in parts of Europe is arriving in Greenland. Climate change is having a profound effect in Greenland, where over the last several decades summers have become longer and the rate that glaciers and the Greenland ice cap are retreating has accelerated.   (Photo by Sean Gallup/Getty Images)
Ilustrrasi gunung es di Greenland (Getty Images/Sean Gallup)
Jakarta -

Alam kembali menyalakan alarm agar manusia lebih peduli kepada alam. Kini, ada potensi es mencair yang mengakibatkan permukaan laut naik 27 cm.

Dilansir dari Huffpost, Minggu (4/9/2022) sebuah penelitian merilis bahwa ada es zombie dari lapisan es di Greenland yang bila mencair akan menaikan permukaan laut hingga 27 cm.

Es zombie adalah es yang masih menempel pada area es yang tebal namun tidak lagi diisi ulang oleh gletser besar yang menerima sedikit salju. Tanpa adanya pengisian ulang ini, es tersebut akan mencair akibat dari perubahan iklim.

"Ini es mati. Itu hanya akan mencair dan menghilang dari lapisan es," kata William Colgan, ahli glasiologi di Geological Survey of Denmark and Greenland.

"Es ini telah dibuang ke laut, terlepas dari skenario iklim (emisi) apa yang kita ambil sekarang," dia menambahkan.

Penemuan terbaru menyebutkan bahwa 27 cm yang diprediksi dalam penelitian itu bukan angka yang kecil. Angka itu lebih dari dua kali lipat kenaikan permukaan laut seperti yang diperkirakan para ilmuwan sebelumnya dari pencairan lapisan es Greenland. Dalam jurnal Nature Climate Change disebutkan itu bisa mencapai hingga 78 sentimeter.

Sebaliknya tahun lalu, laporan Intergovernmental Panel on Climate Change tentang Perubahan Iklim memproyeksikan kisaran 6 hingga 13 centimeter untuk kemungkinan kenaikan permukaan laut dari pencairan es Greenland pada tahun 2100.

Apa yang dilakukan para ilmuwan untuk penelitian ini adalah melihat keseimbangan es. Dalam keseimbangan sempurna, hujan salju di pegunungan di Greenland mengalir ke bawah dan mengisi kembali serta menebalkan sisi gletser, menyeimbangkan apa yang mencair di tepinya. Namun dalam beberapa dekade terakhir ada lebih sedikit pengisian dan lebih banyak pencairan, menciptakan ketidakseimbangan.

Peneliti melihat rasio jumlah yang ditambahkan dengan jumlah yang hilang, menghitung bahwa 3,3% dari total volume es Greenland akan mencair, walau dunia berusaha mengurangi polusi karbon.

Salah satu penulis penelitian mengatakan bahwa lebih dari 120 triliun ton (110 triliun metrik ton) es sudah ditakdirkan untuk mencair karena ketidakmampuan lapisan es yang memanas untuk mengisi kembali tepiannya. Ketika es itu mencair menjadi air, jika hanya terkonsentrasi di Amerika Serikat, kedalamannya akan 37 kaki (11 meter).

Kesannya 27 cm adalah angka yang kecil bukan? Namun, di beberapa daerah pesisir akan dilanda lebih banyak gelombang pasang dan badai buruk, sehingga kenaikan permukaan laut sebanyak ini. Kejadian ini akan memiliki dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang besar.

Belum diketahui waktu pasti kapan es ini akan mencair. Namun dua peneliti, Leigh Stearns dari University of Kansas dan Sophie Nowicki dari University of Buffalo, mengatakan itu akan terjadi pada abad ini.

Jika tebak-tebakan, Colgan dan rekan-rekannya mengira bahwa es akan mencair pada tahun 2150.



Simak Video "Perubahan Iklim Picu Banyak Wisatawan ke Greenland"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA