Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Minggu, 18 Sep 2022 17:22 WIB

TRAVEL NEWS

Superyacht Sitaan dari Crazy Rich Rusia Senilai Rp 1 T Dilelang

Sebuah superyacht merapat di Pelabuhan Don Diego, Republik Dominika. Superyacht itu diduga terkait dengan oligarki Rusia Dmitry Kamenshchik.
Ilustrasi superyacht (Foto: Getty Images/Ethan Swope)
Jakarta -

Sebuah superyacht milik orang kaya Rusia senilai £ 63 juta atau Rp 1,084 triliun akan dilelang. Itu setelah pemiliknya diberi sanksi.

Melansir BBC, Minggu (18/9/2022), superyacht bernama Axioma disita di Gibraltar pada Maret. Bank AS JP Morgan mengklaim si pemilik Dmitrievich Pumpyansky tidak membayar pinjaman £ 17 juta ($20 juta).

Kapal sepanjang 72,5 meter itu dilelang pada hari pertengahan bulan lalu. Karena didaftarkan hanya untuk satu hari, diperkirakan harganya kurang dari perkiraan.

Perahu monster, superyacht Axioma bisa menampung 12 orang di enam kabinnya. Memiliki kolam renang, jacuzzi, spa, bioskop 3D, jet ski dan peralatan scuba diving, superyacht itu memiliki ruang untuk 20 kru.

Ini adalah kapal mewah pertama yang disita untuk dijual sejak pembatasan diberlakukan pada orang-orang kuat Rusia setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari.

Ada seruan dari beberapa pemerintah, termasuk Inggris, untuk hasil aset yang disita untuk membantu pengungsi Ukraina. Namun, uang dari penjualan Axioma diperkirakan akan masuk ke JP Morgan, setelah dilelang oleh Pengadilan Laksamana Gibraltar.

Meskipun dimiliki oleh Pumpyansky, kapal yang awalnya bernama Red Square ketika dibangun pada 2013 itu juga bisa disewa para jutawan seharga £ 465.000 per minggu, belum biaya lainnya.

Pumpyansky adalah pemilik dan ketua produsen pipa baja OAO TMK, pemasok untuk perusahaan energi milik negara Rusia, Gazprom.

Pria berusia 58 tahun itu, yang diperkirakan memiliki kekayaan £ 1,84 miliar telah mendapat sanksi dari Inggris, Uni Eropa, dan AS.



Simak Video "Militer Rusia Gencarkan Serangan di Ukraina"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA