Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 23 Sep 2022 06:12 WIB

TRAVEL NEWS

Viral Turis Kena 'Prank' Harga Hotel, Ketua GHA: Laporkan ke Polisi...

Syanti Mustika
detikTravel
Desa wisata di Lombok
Ilustrasi wisata Lombok (Istimewa)
Jakarta -

Kasus turis yang diminta biaya tambahan setelah check in salah satu hotel di Gili Trawangan masih ramai dibicarakan. Gili Hotel Association mengatakan jika memang terjadi laporkan ke polisi.

Beberapa waktu lalu ramai di TikTok seorang turis perempuan yang diminta biaya tambahan saat check in di salah satu hotel di Lombok. Padahal, dia telah menyelesaikan pembayarannya melalui online travel agent (OTA). Turis itu tidak menyebutkan nama hotelnya dan telah membatasi penonton videonya.

Terkait hotel di Lombok, Ketua Gili Hotels Association (GHA) sekaligus ketua Indonesian Hotel General Manager (IHGMA) DPD NTB Lalu Kusnawan angkat bicara mengenai kasus ini. Dia menepis bahwa hotel tersebut bukanlah anggotanya.

"Kasus dari TikTok ini sudah clear sebenarnya. Mengenai prank harga hotel, kan dia memesan hotel melalui OTA dan jika memang dia mengalami hal tidak mengenakan tersebut, silakan laporkan hotel tersebut kepada OTA tempat pemesanan. Nanti, hotel tersebut akan di-banned dan jauh lebih besar kerugian yang dialami hotel. Karena memang aturannya seperti itu. Karena dengan mengumbarnya di sosial media tidak akan menyelesaikan persoalan," kata Kusnawan saat dihubungi detikcom, Kamis (22/9/2022).

Kusnawan menambahkan anggota hotel yang berada di asosiasi tidak mungkin melakukan hal itu. Karena, mereka sadar kerugian yang dialami di masa mendatang.

"Kalau hotel yang berada di IHGMA DPD NTB atau GHA yang saya ketuanya, kalau kita bicara anggota, saya bisa jamin tidak mungkin melakukan itu. Dan kita sadar kalau rusak nama kita di OTA, jauh kerugian yang kita alami bila melakukan scamming harga," kata dia.

"Bila traveler terkena scamming harga dan merasa tertipu, bicarakan baik-baik dan laporkan saja ke polisi," dia menambahkan.

Terkait dengan kasus yang viral, Kusnawan mengatakan kendalanya adalah dia tidak tahu hotel mana yang dimaksud. Andai, dikasih tahu mereka bisa melaporkannya ke polisi karena terkait penipuan.

"Yang menjadi kendala, kita tidak dikasih tahu hotel apa yang dimaksud. Kalau kita tau namanya dan karena ini juga menyangkut kasus penipuan tinggal dilaporkan ke polisi. karena ini adalah tindakan pidana," kata dia.



Simak Video "Ganasnya Si Jago Merah Lahap 40 Kamar Hotel di Gili Trawangan"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA