Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 02 Des 2022 17:14 WIB

TRAVEL NEWS

Katanya Pembangunan Plaza di Lembah Anai untuk Kurangi Kecelakaan, Betulkah?

Syanti Mustika
detikTravel
This picture taken on October 15, 2016 shows the Lembah Anai waterfall in Tanah Datar, West Sumatra. 
West Sumatra, West Nusa Tenggara (NTB) and Aceh have been officially listed as halal tourist destinations by Indonesias Tourism Ministry in a bid to increase the number of Muslim travellers from Asian and Middle Eastern countries visiting the three provinces. / AFP / ADEK BERRY        (Photo credit should read ADEK BERRY/AFP via Getty Images)
Wisatawan di Lembah Anai (Adek Berry/AFP/Getty Images)
Jakarta -

Wacana Pemprov Sumbar mempercantik kawasan Lembah Anai untuk wisata dikritik oleh WALHI. Tata ulang dinilai bakal meningkatkan kecelakaan di Lembah Anai dan menjadikannya rawan longsor, banjir, bahkan banjir bandang.

Kadispar Sumatera Barat Luhur Budianda mengungkapkan akan butuh waktu lama mewujudkan proyek penataan ulang Lembah Anai. Sebab, saat ini masih dalam tahap wacana, setelah itu dibutuhkan master plan-nya dari Kabupaten Tanah Datar.

Dia menyebut salah satu alasan wacana menata ulang kembali Lembah Anai untuk mencegah kecelakaan dan kemacetan saat air terjun meluber ke jalan di musim hujan.

Nanti dalam rencana tata ulang itu akan dibangun plaza atau plataran untuk wisatawan supaya bisa puas menikmati Air Terjun Lembah Anai. Penataan ulang juga diyakini bisa bikin traveler lebih aman untuk berfoto dibanding pose dengan berdiri di pinggir jalan.

Air Terjun Lembah Anai mengalir di ketinggian sekitar 35 meter dan berada tepat di tepi Jalan Raya Padang-Bukittinggi di kaki Gunung Singgalang.

Air Terjun Lembah Anai merupakan bagian dari aliran Sungai Batang Lurah, anak Sungai Batang Anai yang berhulu di Gunung Singgalang di ketinggian 400 Mdpl. Air terjun ini terletak di batas barat kawasan Cagar Alam Lembah Anai sehingga suasana masih alami dengan hutan lebat serta pepohonan rimbun.

Longsor dan pohon tumbang di Lembah AnaiLongsor dan pohon tumbang di Lembah Anai Foto: Longsor dan pohon tumbang di Lembah Anai (Istimewa)

Namun, rencana pembangunan ini pun mendapatkan reaksi keras dari WALHI Sumbar karena kebijakan ini tidak memperhatikan dampak yang akan ditimbulkan, salah satunya adalah dampak korban jiwa yang semakin banyak ditimbulkan bila terjadi bencana.

"WALHI menentang program yang dilakukan oleh Dispar, pertama karena kegiatan sekarang itu tidak menjawab persoalan yang terjadi hari ini di Lembah Anai. Kenapa? Lembah Anai adalah daerah yang sangat rawan sekali terhadap bencana baik itu bencana longsor, banjir ataupun banjir bandang," ujar Tommy Adam, kepala Departemen Advokasi dan Lingkungan Hidup WALHI Sumbar saat dihubungi detikcom, Kamis (1/12/2022).

detikcom merunut kecelakaan dan bencana alam yang pernah terjadi di Lembah Anai selama beberapa waktu terakhir:

1. Kecelakaan beruntun

Seringkali Lembah Anai menjadi kecelakaan beruntun. Salah satunya terjadi pada tanggal 29 Juli 2022.

Kemacetan pun tidak bisa dihindari dan kepolisian terpaksa harus buka tutup jalur baik dari arah Bukittinggi dan Padang Panjang atau dari Padang. Kecelakaan ini bermula dari truk mengalami rem blong dan menyeret 6 mobil.

2. Mobil masuk jurang

Pembatas jalan yang tak tinggi didukung human error membuat mobil masuk jurang menjadi daftar kecelakaan di Lembah Anai. Kejadian baru-baru ini terjadi pada Minggu (6/11) sebuah mobil masuk ke jurang setinggi 10 meter. Pengemudinya dikabari tewas.

3. Banjir bandang

Air Terjun Lembah Anai menjadi salah satu primadona wisata di Sumatera Barat. Lokasinya yang strategis, berada di tepi jalan utama Padang-Bukittinggi menjadikan air terjun ini destinasi wajib bila melintas di jalan ini.

Namun, curah hujan tinggi mengakibatkan debit Air Terjun Lembah Anai membesar hingga melimpah ke jalan. Tentu ini berbahaya bagi traveler yang ingin berwisata ke sana. Salah satunya terjadi pada 13 Juni 2022 dinn air terjun meluap hingga ke jalan.

Juga di tahun 2018, TWA Mega Mendung yang berada di kawasan Lembah Anai juga porak poranda diterjang banjir bandang.



4. Longsor

Lembah Anai juga rawan akan longsor. Jika terjadi hujan lebat, supir yang bias lewat di jalan ini akan merasa was-was, takut tiba-tiba longsor terjadi.

Baru-baru ini Lembah Anai mengalami longsor dan menimpa 2 kendaraan dan menutup badan jalan. Padahal sebelumnya atau di hari itu tidak ada hujan alias cerah-cerah saja. Peristiwa ini sering terjadi saat hujan deras.

5. Kecelakaan di depan Air Terjun Lembah Anai

Diberitakan Antara, pada Senin (5/8) terjadi kecelakaan tunggal dimana truk menabrak pagar air terjun. Truk ini membawa aspal curah dan rebah di tikungan dekat objek wisata. Tumpahan minyak berserakan di jalan dan sempat membuat kemacetan.

Truk besar juga sering tersangkut di kolong jembatan rel kereta api yang melintas di depan air terjun. Pada Maret 2020, sebuah truk kontainer kecelakaan dan tersangkut di kolong jembatan. Akibatnya macet di sepanjang jalan menunggu truk ini dievakuasi.



Simak Video "Erupsi Gunung Marapi Sumbar, 40 Orang Tengah Mendaki"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA