Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 06 Des 2022 21:01 WIB

TRAVEL NEWS

Amsterdam Sudah Lelah dengan Turis yang Cuma Mau Mabuk, Ganja dan Seks

Red Light District Amsterdam
Foto: Red Light District Amsterdam (Reuters)
Amsterdam -

Amsterdam sudah sangat lelah menghadapi turis mancanegara yang liburan ke sana hanya untuk mabuk, merokok ganja dan berhubungan seks di Red Light District.

Kota Amsterdam akan 'melawan' turis-turis asing yang datang ke sana hanya demi mabuk-mabukan, merokok ganja dan seks saja. Mereka akan melawan dengan kampanye digital yang diluncurkan musim semi ini.

Sofyan Mbarki, Deputi Walikota Amsterdam yang bertanggung jawab atas kampanye ini mengatakan, tujuan kampanye ini adalah untuk mencegah turis yang tidak mereka inginkan.

"Jika kita mencintai kota ini, kita harus beraksi sekarang. Aksi dibutuhkan untuk mencegah terlalu banyak turis dan gangguan lainnya. Amsterdam adalah kota dunia yang hidup dan sibuk, tapi harus tetap nyaman untuk ditinggali. Kami memilih untuk membatasi pertumbuhan turis yang tidak bertanggung jawab ini," tegas Mbarki, seperti dikutip dari The Times London, Selasa (6/12/2022).

Salah satu yang jadi magnet turis asing datang ke Amsterdam adalah Coffee Shops-nya. Bukan sembarang kedai kopi, di Amsterdam, traveler bisa memesan dan merokok ganja di kedai-kedai kopi ini.

Setelah puas merokok ganja, turis-turis biasanya akan ke bar juga untuk minum-minum. Baru setelah itu, mereka memuaskan hasrat seksual mereka dengan berkunjung ke Red Light District yang memang dilegalkan di Amsterdam.

Nah, kampanye ini akan fokus pada turis Inggris yang biasanya melakukan kegiatan-kegiatan di atas. Jika kampanye ini sukses, maka akan diteruskan untuk turis pembuat onar dari negara lainnya.

Mbarki juga mengungkapkan, ada rencana untuk memindahkan 100 rumah bordil yang selama ini berada di Distrik Wallen, dekat dengan Stasiun Kereta Central Amsterdam, menuju ke sebuah pusat erotis yang baru.

Pihak Dewan Kota Amsterdam juga sedang mengkaji untuk melarang penjualan hasish dan marijuana setelah pukul 16.00 waktu setempat dari hari Kamis hingga Minggu.

Semua langkah itu akan dilakukan demi menurunkan jumlah kunjungan turis yang saat ini angkanya lebih dari 10 juta orang per tahun. Tujuan jangka panjangnya adalah menjaga agar jumlah kunjungan turis berada di angka di bawah 10 juta wisatawan per tahunnya.



Simak Video "Jokowi Prediksi Awal Februari Bunaken Dibanjiri Turis China "
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA