Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Sabtu, 10 Des 2022 08:05 WIB

TRAVEL NEWS

Kroasia Resmi Gabung Schengen, Bulgaria dan Rumania Ditolak

DW
detikTravel
Ban Jelacic Square di Zagreb Kroasia (Hilman/TRANS7)
Ban Jelacic Square di Zagreb Kroasia (Hilman/TRANS7)
Jakarta -

Kroasia resmi bergabung dengan wilayah Schengen awal tahun 2023. Uni Eropa (UE) telah mengonfirmasi keanggotaan Kroasia pada hari Kamis (8/12/2022).

"Wilayah Schengen berkembang untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade," cuit Republik Ceko, pemegang kepresidenan bergilir Uni Eropa, di Twitter.

"Para menteri menyetujui keanggotaan Kroasia per 1 Januari 2023!"

Para menteri dari 27 negara anggota UE telah melakukan pemungutan suara untuk memperluas zona bebas visa Schengen, dengan tiga calon anggota yang diusulkan: Bulgaria, Rumania, dan Kroasia.

Anggota parlemen Kroasia Valter Flego menyambut baik pemungutan suara tersebut dalam sebuah unggahan di akun Twitter-nya.

Namun, peluang bagi Rumania dan Bulgaria untuk bergabung menjadi anggota zona Schengen, yang mencakup sebagian besar negara Uni Eropa serta Swiss, Liechtenstein, Norwegia, dan Islandia, justru pupus setelah mendapat tentangan dari Austria.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock sangat ingin Rumania dan Bulgaria bergabung dengan wilayah Schengen, tapi sayangnya Austria masih keberatan.

"Tidak hanya Kroasia, tetapi terutama Rumania dan juga Bulgaria telah melakukan banyak hal sehingga mereka layak bergabung dengan zona Schengen," kata Baerbock. "Komisi Uni Eropa juga telah menegaskan hal itu beberapa minggu yang lalu."

"Terutama di masa-masa ini, penting bagi Eropa untuk bergerak lebih dekat bersama. Saya menghimbau khususnya kepada Austria untuk mempertimbangkan kembali suara 'keberatan'-nya untuk Rumania dan Bulgaria."

Tetapi, seruan itu tampaknya belum diterima oleh Wina.

"Saya akan memberikan suara hari ini untuk menentang perluasan Schengen ke Rumania dan Bulgaria," kata Menteri Dalam Negeri Austria Gerhard Karner pada hari Kamis (8/12) menjelang pemungutan suara berlangsung.

"Saya pikir, tindakan itu salah jika sistem yang tidak berfungsi di banyak tempat justru harus diperbesar."

Keputusan tentang perluasan Wilayah Schengen itu harus membutuhkan persetujuan setiap negara anggota dengan suara bulat.

"Ketika membahas akses Rumania dan Bulgaria, kami tidak memiliki suara bulat dan itu membuat kami sangat lemah dan saya juga merasa kecewa," kata Komisaris Dalam Negeri Ylva Johansson kepada wartawan setelah keputusan untuk menolak keanggotaan dari Bulgaria dan Rumania diumumkan.

"Kalian layak menjadi anggota Schengen, kalian layak memiliki akses bebas bergerak di wilayah Schengen," kata Johansson. Ia juga menambahkan bahwa kedua negara tersebut mendapat dukungan penuh dari hampir semua menteri yang hadir.

"Kepada warga Bulgaria dan Rumania: Kalian layak menjadi bagian dari wilayah Schengen," cuit Johansson dalam unggahan di akun resmi Twitter-nya.

"Saya akan mendukung langkah apa pun untuk mencapainya, itu adalah mandat saya."



Simak Video "Melihat Keunikan Rumah Bawah Tanah di Pulau Lembongan Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA