Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Senin, 23 Jan 2023 07:41 WIB

TRAVEL NEWS

Jebakan Mematikan di Makam Kaisar China, Arkeolog Ngeri Mau Bongkar

Femi Diah
detikTravel
Terracota Army di Kota Xian
Tentara terakota di Xi'an (Foto: Titry Frilyani/d'Traveler)
Jakarta -

Makam kaisar pertama China Qin Shi Huang di Distrik Lintong, Xi'an, Provinsi Shaanxi memiliki jebakan mematikan. Makam itu masih menjadi misteri selama 2.000 tahun.

Makam kaisar paling ditakuti di China itu berada di bawah bukit kawasan China tengah. Makam itu amat mengerikan karena dikelilingi parit bawah tanah berisi merkuri yang beracun. Merkuri bisa menyebabkan gangguan pencernaan, pernapasan, dan ginjal.

Alasan lain yang tidak kalah kuat adalah pembongkaran berpotensi merusak makam kaisar Qin. Kerusakan itu berisiko pada hilangnya informasi sejarah yang penting.

"Bukit besar, tempat kaisar dimakamkan, tidak ada yang pernah masuk ke sana," kata arkeolog yang sekaligus konsultan kuratorial untuk pameran Terracotta Warrior di Discovery Times Square Kota New York, Kristin Romey, seperti dikutip Senin (23/1/2023).

Kaisar Qin meninggal dunia pada 10 September 210 SM setelah menaklukkan enam negara yang bertikai untuk menciptakan negara bersatu pertama di China dan memiliki peninggalan yang masih kukuh berdiri sampai saat ini Tembok Besar China.

Ketangguhan dan sukses besar sebagai kaisar itu disebut-sebut sebagai alasan hingga dia ingin hidup abadi. Nah, parit merkuri itu dikaitkan dengan menuju keabadian oleh kaisar Qin.

"Itu kenyataan yang ironis," kata Romey.

"Bisa jadi itu cara dia meninggal; dengan menelan merkuri. Dia meminum semua pil merkuri karena dia ingin hidup selamanya dan itu membunuhnya pada usia 39 tahun," dia menambahkan.

Naskah kuno mengatakan kaisar menciptakan seluruh kerajaan dan istana bawah tanah, lengkap dengan langit-langit yang meniru langit malam, dengan mutiara sebagai bintang.

Pemakaman Tidak Biasa Pasukan Terakota

Kompleks pemakaman mewah dan tidak biasa itu terkuak pada 1974. Bermula saat petani menemukan patung seukuran manusia di Provinsi Shaanxi, China. Saat menggali lahan, mereka menemukan patung seukuran manusia yang terbuat dari tanah liat.

Setelah itu penggalian dilanjutkan oleh arkeolog. Mereka menemukan patung seukuran manusia lainnya. Tidak hanya puluhan, tetapi ribuan sosok dari tanah liat. Juga, istana Qin Shi Huang, kaisar pertama China dan kuda perang yang ukurannya juga sesuai kuda betulan.

Patung tentara dan kuda itu dibuat untuk menjaga makam kaisar.

Small recontructions of the Teracotta army in Xi'an China.Prajurit Terakota di Xi'an Foto: Getty Images/iStockphoto/BartZuidema

Selama hampir empat dekade, para arkeolog telah menggali situs tersebut. Sejauh ini, mereka telah menemukan sekitar 2.000 patung tentara. Arkeolog memperkirakan total tentara mencapai 8.000 patung.

"Mereka akan menggali di sana selama berabad-abad," prediksi kata Romey.

Namun, para ilmuwan belum pernah menyentuh makam pusat, yang menyimpan sebuah istana berisi tubuh Qin Shi Huang.

"Sebagian karena menghormati kaisar, tetapi mereka juga menyadari bahwa tidak seorang pun di dunia saat ini yang memiliki teknologi untuk masuk dan menggali dengan benar," ujar Romey.

Kini, kawasan makam di Xi'an tersebut menjadi salah satu destinasi wisata populer di dunia. Lokasinya, sekitar 36 kilometer dari jantung kota Xi'an dan dibuka untuk umum tahun 1983. Pada tahun 1987, Bangunan ini diterima sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.



Simak Video "Berburu Kuliner dan Oleh-oleh Unik dan Lucu di China Town, Singapura"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA