Konser BTS Bikin Museum dan Teater Ubah Jam Operasional

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Konser BTS Bikin Museum dan Teater Ubah Jam Operasional

Syanti Mustika - detikTravel
Selasa, 24 Feb 2026 11:15 WIB
BTS menghiasi majalah GQ edisi Maret 2026
Grup K-pop BTS (dok. GQ)
Jakarta -

Grup K-pop BTS akan menggelar konser comeback di Gwanghwamun Square pada 21 Maret 2026. Untuk mengantisipasi lonjakan penonton, museum dan teater di sekitar lokasi menyesuaikan jam operasional mereka.

Dilansir dari Korea Times, Selasa (24/2/2026) Museum Nasional Sejarah Kontemporer Korea mengumumkan bahwa museum tutup pada hari konser. Keputusan itu dibuat setelah mempertimbangkan kekhawatiran keselamatan terkait dengan konsentrasi kerumunan besar yang diperkirakan akan terjadi di area Gwanghwamun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di dekatnya, Pusat Seni Pertunjukan Sejong juga sedang berdiskusi dengan penyelenggara konser tentang pembatalan pertunjukan dan pameran yang dijadwalkan.

Para pejabat dilaporkan sedang mempertimbangkan membuka sebagian kompleks untuk digunakan penonton, berpotensi memungkinkan mereka mengakses ruang dan fasilitas tertentu.

ADVERTISEMENT

Beberapa jadwal pertunjukan di Pusat Seni Pertunjukan Sejong pada 21 Maret juga terdampak. Musikal Anna Karenina, yang awalnya diadakan di Grand Theater, dan drama The Wasp di S Theater telah resmi dibatalkan.

Meskipun keputusan masih tertunda untuk pertunjukan tari Seoul Metropolitan Ballet Bliss & Jakie di M Theater dan pameran aktor Park Shin-yang The Fourth Wall di Museum Seni Sejong, penyelenggara konser BTS diharapkan memberikan kompensasi kepada produksi yang terkena dampak, termasuk pengembalian uang tiket, jika pembatalan tambahan diselesaikan.

Grup megabintang K-pop ini dijadwalkan menggelar 'BTS THE COMEBACK LIVE: ARIRANG' di Gwanghwamun Square pada 21 Maret untuk merayakan perilisan album penuh kelima mereka ARIRANG yang dirilis sehari sebelumnya pada 20 Maret. Konser diperkirakan akan berlangsung sekitar satu jam dan akan disiarkan langsung secara global melalui platform streaming Netflix.

Polisi memperkirakan sekitar 230.000 orang berkumpul antara panggung utama dan Istana Deoksu, dengan kerumunan berpotensi meluas hingga sekitar 260.000 orang menuju Gerbang Sungnyemun.

Langkah-langkah pengendalian kerumunan skala besar diperkirakan akan menyebabkan pembatasan lalu lintas di dekat Gerbang Gwanghwamun dan gangguan lebih lanjut pada tempat-tempat budaya di sekitarnya.




(sym/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads