×
Ad

Desas-desus Harta Karun Terkubur di Perbukitan Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikTravel
Sabtu, 05 Sep 2026 22:11 WIB
Peneliti BRIN dan Museum Prabu Siliwangi melakukan observasi di Gunung Tangkil (dok. Museum Prabu Siliwangi)
Sukabumi -

Muncul desas-desus adanya harta karun tersembunyi di Perbukitan Batu Ampar, Sukabumi. Akibatnya, aktivitas penggalian tanah misterius membuat warga resah.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, penggalian tanah itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi pada malam hari oleh oknum warga yang belum teridentifikasi.

Lokasi penggalian disebut berada di area perbukitan yang berdekatan dengan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) Gunung Tangkil di Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.

Merespons laporan masyarakat, Pemangku Paguyuban Padjajaran Anyar, Firman Hidayat, bersama perwakilan pegiat tradisi Lebak Cawene dan Komunitas Saliwang, langsung meninjau lokasi pada Senin (24/8).

"Ada informasi dari warga setempat katanya ada oknum yang menggali katanya harta karun. Gak tahu dari mana orangnya. Ini kan harus diantisipasi sebagai warga Desa Cikakak, lokasinya di sebelah Gunung Tangkil," ujar Firman saat ditemui di lokasi.

Setelah meninjau di lapangan, Firman menemukan sedikitnya lima hingga enam titik lubang bekas galian di area perbukitan tersebut.

"Kalau dihitung ada sekitar 5 sampai 6 (titik galian) lah. Informasi dari warga memang dilakukan malam hari," ungkapnya.

Firman mengkhawatirkan aktivitas ilegal ini akan merusak situs bersejarah di wilayah tersebut. Terlebih, kawasan ini sebelumnya sempat viral karena temuan puluhan makam palsu.

"Ini sudah kedua kalinya ya, dulu pernah terjadi pembuatan makam-makam palsu yang 40 (makam) itu yang sudah ditindak. Sekarang banyak juga pembuatan makam yang di luar jangkauan kita, masih banyak," beber Firman.

Seorang warga setempat, Abah Enoh (64), mengungkapkan para pelaku penggalian yang diduga bermotif harta karun hanya beraksi dalam waktu singkat. Mereka menggali tanah tanpa menginap di lokasi tersebut.

"Iya katanya semalam, penggalian harta karun katanya. Satu hari aja di sini, enggak bermalam, pulang lagi," tutur Abah Enoh.

Menurut Abah Enoh, lubang-lubang yang digali memiliki kedalaman sekitar setengah meter dan kini sudah ditutup kembali oleh pelaku.

"Ada setengah meteran mah dalamnya. Sekarang sudah ditutup lagi," katanya.

Abah Enoh, yang sudah lama menetap di kawasan itu, mengaku baru pertama kali mendengar isu pencarian harta karun di Perbukitan Batu Ampar. Selama ini, masyarakat mengenal wilayah tersebut sebagai tempat sakral yang sering didatangi peziarah.

"Dari dulu belum pernah dengar (ada harta karun), baru sekarang aja. Emang kata orang tempatnya wingit, banyak ziarahan terus gitu katanya," pungkas Abah Enoh.



Simak Video "Video: Gali Harta Karun, 2 Orang Tewas di Antapani "


(wsw/wsw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork