Perhatikan 5 Hal Ini Saat Traveling ke Pedalaman

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Perhatikan 5 Hal Ini Saat Traveling ke Pedalaman

- detikTravel
Jumat, 24 Agu 2012 17:43 WIB
Perhatikan 5 Hal Ini Saat Traveling ke Pedalaman
(Sastri/ detikTravel)
Jakarta - Kawasan tempat tinggal suku di pedalaman selalu menarik untuk dikunjungi, terutama traveler pecinta wisata budaya. Eits, tapi tunggu dulu, sudah siapkah Anda dengan sejumlah perbedaan lingkungan yang ada?

Berkunjung ke rumah suatu suku di pedalaman tentulah tak sama dengan berkunjung ke rumah warga biasa di suatu desa. Biasanya, suasana mistis masih sangat terasa. Berbagai peraturan pun masih berlaku tanpa tertulis, salah-salah bertindak, bisa jadi Anda kena hukum adat.

Agar terhindar dari berbagai hal yang tidak diinginkan, ikuti 5 tips berikut yang dikumpulkan detikTravel, Jumat (24/6/2012):

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Pelajari adat istiadat setempat

Sebelum berangkat menuju pedalaman, cari tahu tentang adat istiadat yang berlaku di sana. Hal apa saja yang dilarang dan diperbolehkan. Cari tahu juga hukuman apa yang diberikan kalau pendatang melanggar peraturan tersebut. Anda tentu tidak ingin terkena hukum adat bukan?

2. Jangan panik

Begitu tiba di lokasi, hal pertama yang harus diingat adalah jangan panik. Jangan panik atau bahkan sampai menunjukkan ekspresi terkejut yang berlebihan begitu melihat kondisi lingkungan suku adat setempat. Jika Anda menunjukkan ekspresi yang kelewat kaget, bisa-bisa dianggap tidak sopan.

3. Jaga sopan santun

Menjaga sopan santun? Tentu ini adalah hal wajib yang harus dilakukan. Perhatikan setiap tingkah laku Anda selama berada di sana. Jangan bersikap sombong karena berasal dari kota. Tunjukkan sikap ramah dengan memberi senyum dan tundukkan kepala kepada setiap orang yang Anda lihat. Jaga juga setiap kata yang keluar dari mulut Anda, jangan sampai menyakiti perasaan penduduk lokal. Salah-salah Anda bisa kena hukum adat.

4. Jangan menebar pesona

Meski harus bersikap ramah, ini bukan berarti Anda menebar pesona. Tersenyumlah sewajar mungkin kepada setiap orang, terutama lawan jenis. Senyum atau ramah yang berlebihan bisa menarik hati penduduk lokal. Ingat, apa saja bisa terjadi di pedalaman, termasuk nikah paksa.

5. Hati-hati pemerasan

Meskipun berada di daerah pedalaman, bukan berarti Anda terhindar dari pemerasan. Biasanya penduduk lokal bisa memanfaatkan situasi yang ada dengan memeras para pendatang, misalnya kalau Anda menabrak hewan peliharaan penduduk, sang penabrak bisa diminta ganti rugi dengan harga yang menjulang.

(ptr/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads