Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 01 Feb 2020 11:15 WIB

TRAVEL-TIPS

Bagaimana Cara Menjadi Turis yang Ramah?

Syanti Mustika
detikTravel
Ilustrasi Turis Backpacker di Jakarta
Ilustrasi turis ( Ari Saputra)
Jakarta -

Bepergian ke tempat baru kita berhadapan dengan beragam kondisi dan orang baru. Nah, ini beberapa cara bagaimana menjadi turis yang ramah dan disukai.

Mungkin sudah banyak tulisan yang membahas destinasi wisata di seluruh dunia. Namun tahukah kamu bahwa ada beberapa trik yang bisa diterapkan untuk menarik hati orang-orang di tempat wisata yang kamu kunjungi.

Dirangkum detikcom, Senin (27/1/2020), berikut beberapa tips yang bisa kamu pakai untuk menjadi turis yang ramah.

1. Ingatlah nama siapa yang melayani dan menemani kamu

Ini bisa kamu terapkan saat check in hotel atau menggunakan jasa pemandu wisata. Kamu bisa mengucapkan terimakasih dengan cara menanyakan nama mereka, lalu mengulang kembali berterimakasih dengan menambahkan namanya.

Seperti mengucapkan terima kasih dengan "Thanks, Mr Tony" atau "Thanks, miss Tika" dan lainnya.

2. Memberikan tips dan pujian

Tak ada salahnya kamu memberikan tips kepada pelayan, bell boy, bartender, maupun tour guide saat berwisata. Jika tidak ada uang, kamu bisa memberikan pujian atas hasil usaha mereka.

3. Kenali budaya lokal

Biar kata kamu telah membayar mahal untuk datang ke suatu tempat, tetap kamu adalah tamu. Jadi berlaku sopanlah dan kenali budaya setempat. Atau hal yang paling sederhana dan mudah adalah kenali bahasa mereka.

Contohnya kamu bisa menanyakan ungkapan keseharian yang digunakan warga setempat di tempat yang kamu kunjungi. Seperti ucapan terimakasih, sampai jumpa, cara berkenalan dan lainnya.

4. Dukung kegiatan dan kearifan lokal

Saat datang ke daerah baru, hormatilah apa yang menjadi tradisi di sana. Ketahui juga tempat-tempat larangan dan tempat suci bagi penduduk lokal. Perlu juga kamu bersikap sopan dan lebih peka akan apa-apa yang rasanya menjadi hal tabu di wilayah tersebut.

Jika kamu menetap lama dan punya waktu luang, tak ada salahnya ikut gotong royong, bila ada kegiatan tersebut. Juga bisa kamu ikut berpartisipasi seperti dalam lomba-lomba warga lokal untuk meramaikan suasana (jika diizinkan dan memungkinkan).

5. Bangunlah percakapan kecil

Saat kamu bersantai di cafe atau bar bisa nih bercakap-cakap sederhana dengan mereka. Banyak kok warga lokal yang senang menyambut turis yang ingin tahu tentang daerah mereka. Bahkan mereka dengan senang hati mau mengantarkan.

Keuntungan lainnya dengan kamu ramah dan mau membangun percakapan, bisa punya teman baru sesama turis. Kalian bisa berbagi cerita traveling dan bisa saja nanti traveling bareng kan?





















Simak Video "Mau Gowes? Jangan Lupa Hormati Pengguna Jalan Lain!"
[Gambas:Video 20detik]
(sym/krs)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA