Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 04 Mar 2020 12:15 WIB

TRAVEL-TIPS

Yuk Kenali Wilayah Aman Berwisata di Gunung Merapi

Ahmad Masaul Khoiri
detikTravel
Gunung Merapi erupsi, Kamis (13/2/2020) pukul 05.16 WIB. Tinggi kolom erupsi Gunung Merapi mencapai sekitar 2.000 meter atau 2 km.
Gunung Merapi erupsi (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)
Jakarta -

Gunung Merapi erupsi lagi pagi tadi. Dan, wisatawan yang ke sana mesti tahu apakah daerah yang dikunjunginya termasuk berbahaya atau tidak.

Wahid dari Resor Selo Taman Nasional Gunung Merapi menjelaskan hal itu dalam pesan WhatsApp dengan detikcom, Selasa (3/3/2020). Kata dia, kawasan wisata di sana dibagi menjadi dua.

"Untuk objek wisata di kawasan Balai TN Gunung Merapi dibagi 2, yang di dalam radius 3 kilometer dan di luar radius 3 kilometer. Untuk yang di dalam radius 3 kilometer sudah ditutup sejak Mei 2018 hingga sekarang," kata Wahid.

"Yang ditutup seperti objek wisata dan jalur pendakian di Selo dan Sapuangin," jelas dia menambahkan.

Lebih lanjut, kata Wahid, objek wisata di luar radius 3 kilometer masih dibuka. Namun, wisatawan diminta lebih waspada terkait status Gunung Merapi yang masih berada di Level II.

"Apalagi masih terjadi beberapa letusan terakhir ini," ujar Wahid.

Bagaimana jika terjadi letusan saat Anda berkunjung ke Gunung Merapi? Yang pasti, kata Wahid, jangan langsung panik menyikapinya. "Mengikuti petunjuk yang ada di objek wisata, berkumpul di titik yang ditentukan kemudian mengikuti petunjuk petugas di tiap objek wisata. Dan terutama tidak boleh panik," tegas dia.

"Dan yang jelas untuk obyek-obyek yang masih ditutup siapapun dilarang melakukan pendakian di Gunung Merapi," pungkas dia.

Gunung Merapi kembali erupsi Selasa (3/3/2020). Pantauan mata yang dilakukan warga dari lereng Boyolali menyebutkan, Gunung Merapi erupsi kali ini lebih besar dibandingkan erupsi 13 Februari lalu.

Gunung di perbatasan Jateng-DIY itu erupsi sekitar pukul 05.22 WIB. Dari pantauan detikcom dari wilayah Dukuh Mlambong, Desa Sruni, Kecamatan Musuk, Boyolali, kepulan asap terlihat terlihat membumbung tinggi, jauh melebihi kolom erupsi terakhir pada 13 Februari 2020 lalu.

Di atas puncak gunung juga terlihat petir yang menyambar-nyambar. Letusan pagi ini juga mengejutkan warga karena suara gemuruh terdengar jelas dari wilayah di radius sekitar 8-10 kilometer dari puncak Merapi.

Sejumlah warga langsung keluar rumah dan mengamati kondisi Gunung Merapi. Sebagian dari warga mengabadikan menggunakan kamera telepon selulernya.



Simak Video "Detik-detik Merapi Erupsi, Tinggi Kolom 6 Kilometer"
[Gambas:Video 20detik]
(msl/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA