Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 21 Sep 2020 15:08 WIB

TRAVEL-TIPS

Untuk Cegah Hal Mistis Terjadi Selama Pendakian, Simak Tips Berikut

Elmy Tasya Khairally
detikTravel
Prasodjo Muhammad
Foto: (Prasodjo Muhammad/instagram)
Jakarta -

Banyak cerita tentang hal-hal mistis yang dialami ketika sedang mendaki gunung. Ada beberapa yang harus traveler perhatikan.

Youtuber yang suka membahas konten horror di You Tube sekaligus pendaki gunung, Prasodjo Muhammad, memberikan beberapa tips agar kita bisa sebisa mungkin mencegah untuk mengalami hal mistis dalam pendakian.

Pertama, saat memulai naik gunung, traveler jangan lupa berdoa. Hal ini sangat penting untuk menjaga keselamatan kita selama pendakian.

"Kalau kita seorang muslim kita harus banyak-banyak doa, jangan tinggalin solat. Meskipun medannya sulit, kita jangan tinggalin solat, karena itu bukan alasan untuk kita tinggalin solat," kata Prasodjo, Sabtu (19/9/2020) dalam Ig Live bersama detikTravel.

Kedua, berpikir positif. Jangan sampai traveler terlalu memikirkan hal-hal yang nantinya mengganggu perjalanan.

"Jangan parno-an. Jangan kayak "ada apaan tuh" harus berpikiran positif, kalo saya gitu, kalo saya naik gunung saya cuek dan berpikir positif aja," tambah Prasodjo.

Ketiga, selalu bersikap sopan. Menurut Prasodjo, sebagai pendatang, pendaki gunung harus senantiasa menghormati penghuni yang ada. Baik yang terlihat maupun yang tidak

"Contoh kayak kencing bilang dulu Assalamu'alaikum, jangan pernah kencing di lubang dan di pohon, jadi di semak-semak aja. Jangan buang sampah sembarangan," ujarnya.

Prasodjo juga menekankan bagi pendaki wanita yang sedang datang bulan sebaiknya tak naik gunung. Mereka bisa menjadi incaran.

"Apa yang lagi haid, ini penting banget dijaga. Kalo mau naik di tahan dulu deh naik gunung. Karena yang lagi haid itu mereka itu diincar, jadi ditahan dulu deh mendakinya atau dikira-kita tanggalnya untuk meminimalisir, meskipun nggak semua yang haid diganggu tapi kebanyakan mereka dijadikan incaran,"kata Prasodjo.

(elk/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA