kami mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan dari wisata alam mendaki gunung gede Pangrango.
ada dua anggota (aku dan ifau) yang mempunyai kerempongan luar biasa... dari yang takut akan jembatan kayu dan takut akan keadaan hutan setempat.
aku dan ifau turun gunung paling akhir.. feby dan dede sampai lebih dahulu, karena mereka begitu pemberani dan tidak rempong ..
tidak ada mushola ataupun masjid di atas gunung, sampai-sampai mengambil air wudhu untuk sholat lewat air terjun dan tidak tahu kemana arah kiblat. tapi kami tetap sholat :)
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
Sejarah Tembok Ratapan yang Asli: Tempat Suci Umat Yahudi