Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 10 Feb 2012 10:10 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Sawai, Surga di Sudut Pulau Seram

d'Traveler
Perairan sekitar Sawai (Brama Danuwinata/ ACI)
Perairan sekitar Sawai (Brama Danuwinata/ ACI)
Perairan lepas pantai Desa Sawai (Brama Danuwinata/ ACI)
Perairan lepas pantai Desa Sawai (Brama Danuwinata/ ACI)
Habitat kelelawar di Pulau Kelelawar (Brama Danuwinata/ ACI)
Habitat kelelawar di Pulau Kelelawar (Brama Danuwinata/ ACI)
Hasil tangkapan ikan yang dijual dengan harga murah (Brama Danuwinata/ ACI)
Hasil tangkapan ikan yang dijual dengan harga murah (Brama Danuwinata/ ACI)
Matahari terbenam (Brama Danuwinata/ ACI)
Matahari terbenam (Brama Danuwinata/ ACI)
detikTravel Community - Pulau Seram punya sejuta pesona yang belum banyak dijamah manusia. Perairan lepas pantai Sawai terkenal dengan kejernihan airnya, termasuk juga Pulau Kelelawar yang menjadi habitat alaminya.
Desa Sawai, bersama lima anak dusun lain yaitu Masihulang, Rumaolat, Besi, Opin dan Olong termasuk dalam Taman Nasional Manusela. Oleh karena itu, kondisi alamnya sangat terjaga. Sungai Salawai yang ada di desa ini merupakan habitat beberapa hewan liar seperti buaya, rusa, dan babi hutan.

Sungai ini memiliki lebar 6-7 meter. Masyarakat lokal seringkali mencuci sagu di bantarannya. Jika mengarungi sungai menggunakan sampan, Anda bisa menyaksikan buaya yang sedang berjemur di tepiannya!

Dari desa ini, Anda bisa menyeberang pulau menggunakan kapal motor menuju beberapa pulau di lepas pantai utaranya. Hanya 30 menit perjalanan menggunakan kapal motor untuk mencapai pulau terdekat. Perairan di sekitar pulau-pulau ini adalah tempat ideal untuk menyelam dan berenang.

Pulau Sawai dan Pulau Raja adalah dua yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Sayangnya, mayoritas wisatawan yang datang ke tempat ini berasal dari luar negeri alias mancanegara. Pantai di Pulau Raja sangat indah dan alami. Anda masih bisa menyaksikan beragam jenis burung, kupu-kupu, serta anggrek hutan langka di pulau ini.

Setelah puas berenang di perairan sekitar dua pulau ini, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke Pulau Kelelawar. Sebenarnya fisik pulau ini tak seperti 'pulau' pada umumnya, hanya ada kumpulan pohon bakau yang lebat. Hutan bakau inilah yang menjadi habitat kelelawar, dengan nama lokal Marsegu.

Perjalanan ke Pulau Kelelawar hanya bisa dilakukan ketika air laut sedang pasang. Jika surut, kapal tak akan bisa masuk ke pintu masuk karena rapatnya pepohonan dan tanaman rumput laut yang hidup di bawahnya. Dari pintu masuknya, terbentang jalan kayu agar Anda bisa memantau kehidupan hewan malam ini dengan lebih mudah.

Jika berkunjung ke Provinsi Maluku, ayo tambahkan Sawai dalam daftar destinasi Anda. Dengan begitu, Anda punya pengalaman berharga dari tempat-tempat yang belum diketahui banyak orang.
BERITA TERKAIT