Dilansir dari guardian.co.uk, Selasa (28/2/2012), bos Ryanair, Michael O'Leary mengatakan uji coba terbang dengan penumpang berdiri telah ditolak mentah-mentah. O'Leary tak mau mengatakan regulator mana yang menolaknya, apakah US Federal Aviation Administration atau European Aviation Safety Agency.
"Kami bertanya apakah bisa melakukan uji coba terbang dan langsung direspons negatif," kata O'Leary
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sama seperti kereta bawah tanah London, ada pegangan tangan dan sabuk," kata O'Leary santai.
Rencananya, tiket pesawat duduk akan dihargai 25 Poundsterling (Rp 365.000). Namun, tiket pesawat berdiri akan dihargai 1-5 Poundsterling saja (Rp 14.600-73.000)
Mentang-mentang penerbangan murah, Ryanair pernah juga berencana mengenakan tarif jika memakai toilet di pesawat. Pernah juga mereka berencana hanya memakai 1 pilot dalam penerbangan. Semua rencana itu sukses menuai kritikan.
Namun, O'Leary tetap optimistis soal rencana penumpang berdiri di pesawat ini. "Saya pikir pasti ini akan terlaksana," ujarnya. Dasar!
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Arahan Prabowo, Bandara Husein dan Adi Sutjipto Diaktifkan Lagi untuk Penerbangan Sipil
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Potret IKN Dikembangkan Jadi Destinasi Wisata Berkelanjutan, Jadi Ibu Kota 2028