Pulau Morotai merupakan mutiara dari timur Indonesia. Pulau ini mempunyai pantai-pantai yang cantik, hingga titik-titik penyelaman yang sempurna. Akan tetapi, pulau ini juga mempunyai sejarah yang tidak terlupakan.
Morotai mencatatkan dirinya sebagai saksi bisu Perang Dunia II. Di pulau ini, dibangun landasan udara oleh sekutu dalam upaya menaklukan Filipina. Sekaligus menjadi tempat persembunyian untuk tentara sekutu di kawasan Asia Pasifik. Tokoh sekutu yang terkenal di Morotai adalah Jenderal Douglas Mac Arthur, sebagai Panglima Sekutu di Pasifik saat PD II. Ada banyak peninggalan dirinya yang dapat Anda temui di Pulau Zum-zum, Morotai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh sebab itu, Indonesia dan Yayasan Mac Arthur akan bekerja sama membangun Museum Perang Dunia II di Morotai. Konsul Jenderal RI di Houston, Al Busyra Basnur, dalam keterangan tertulis, Rabu (20/6/2012) menjelaskan rencana pembangunan Museum Perang Dunia II di Morotai itu sudah dibahas Menko Kesra Agung Laksono, Gubernur Maluku Utara Thaib Armayn dengan Direktur Eksekutif Yayasan Mac Arthur, Kol (Purn) William Davis saat berkunjung ke Norfolk, Virginia, AS pada Senin (18/6).
Hal ini pun menjadi salah satu acara dalam Sail Morotai 2012 yang akan berlangsung September nanti. Selain acara-acara kelautan oleh TNI AL, seminar kelautan, dan juga pameran, rencancanaya museum ini akan segera berdiri saat pagelaran berlangsung.
Museum ini nantinya akan menarik lebih banyak wisatawan dan tentu menambah pesona Morotai. Ada alam serta sejarah yang lengkap, yang bisa Anda dapatkan saat traveling ke sana.
Nograhany Widhi K - detikNews
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok
DPR Pertanyakan Harga Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran, Aneh Bin Ajaib