Kali ini saya tidak hanya mengunjungi Banda Aceh, saya dan teman-teman mengunjungi kota Takengon yang memiliki danau laut air tawar sebagai tempat wisata yang belum banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Kota takengon ini memiliki suhu seperti puncak, karena memang areanya yang dkelilingi oleh gunung dan lembah-lembah. Coffee shop khas Aceh menggugah selera kami untuk mampir dan menghangatkan badan kami. Selain Takengon, kota yang meninggalkan ingatan tersendiri adalah Sabang! Pulau ini hanya berjarak 50 menit dari Banda Aceh. Pagi itu kapal yang kami tumpangi membelah lautan menuju pelabuhan dikota sabang. Seperti biasa, tenaga saya langsung naik 1000persen bila berada di laut atau pantai. Sepanjang perjalanan menuju penginapan saya sibuk mempotret hamparan laut dibalik jendela angkot carteran kami. Penginapan kami berada di Iboih, setelah istirahat dan makan, kami menghabiskan waktu kami dengan snorkeling di pulau Rubiah, salah satu snorkeling spot yang paling terkenal di kota Sabang ini. Setelah puas berenang, kami mengejar sunset di 0 Km, bayangkan saya menginjak 0Km bagian paling barat di Indonesiaa wowwww... selain bangga telah mengujungi ujung Indonesia, sunset disana gak kalah kerennn.... seburat jingga menutup hari yang indah ini. Lukisan yang maha kuasa memang luar biasa..
Keesokan harinya saya mencoba diving, hal yang paling saya takuti.. Tapi akhirnya saya mencoba juga. Tiga hari dua malam terasa sangat sebentar, ingin rasanya tingga lebih lama. I'll be back someday, hopefully :')
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Protes Keras Upacara Adat di Bali, Terganggu Suara Musik
Investor Serbu Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Adalah Jogja, Bukan Bali
Cerita Pilot Wanita Garuda Terbangkan Bryan Adams dan Diundang ke Konsernya