dari jauh, kulihat gemerlap lampu di tepi sungai yang lain. bersama seorang teman, nekat untuk menginjakkan kaki ditepi sana. dengan bertanya kepada warga sekitar, kami dapat sampai di tepi sana dengan menggunakan angkot yang jarang melewati hotel kami. tepi sana adalah tepi sungai mahakam yang biasa ramai di malam hari. ibarat pasar malam kalo di saerah saya menyebutnya. ada bianglala, tempat mandi bola dan lain-lain. tapi sepertinya sudah tak layak kami bermain dengan itu. melihat umur yang sudah berkepala dua,
akhirnya kami hanya berfoto dan duduk-duduk di pinggir sungai yang begitu luas sembari makan jagung bakar. aah, indahnya sungai ini. kuliaht ke jauh cahaya lampu kota begitu jelas dan sesekali perahu pengangkut batu bara itu melewati sungai ini.
karena merasa bosan berada di area itu, kami pun berjalan kaki sambil menikmati keindahan malam dan jalan raya. terkadang melewati mesjid untuk berfoto, terkadang duduk di halte untuk berfoto juga. dan tidak terasa malam kian larut, dan sudah waktunya kembali ke hotel, sembari menunggu angkot kami berdiri di kantor polisi.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?