Perjalanan yang cukup pangjang pun saya lalui dari tempat singgah kami di daerah pracimantoro sampai ke Paranggupito, tempat dimana pantai sembukan berada.
Beberapa kendala pun harus kami lalui sebelum akhirnya kami sampai di sana. Jalan aspal yang berlubang dan alur jalan yang bergelombang, membuat salah satu ban sepeda motor yang dikendarai rekan kami bocor.
Masih sangat jarang pemukiman di jalur yang kami lalui, sehingga sulit menemukan tukang tambal ban. Peristiwa dorong mendorong motor pun terpaksa di lakukan, sampai akhirnya menemukan tukang tambal ban.
Namun, jerih payah itu terbayar lunas ketika kami tiba di pantai sembukan. Keindahannya berhasil membuat saya jatuh hati pada pandangan pertama. Pasir pantai, ombak, pemandangan bukit melengkapi keindahan yang ia punya.
Pada hari-hari tertentu biasanya penduduk sekitar melakukan upacara adat, di atas bukit yang letaknya tidak jauh dari pantai juga terdapat tempat peribadatan.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam