Mudik ke Yoyakarta, Main ke Masjid Perak Kotagede

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mudik ke Yoyakarta, Main ke Masjid Perak Kotagede

Brigida Emi Lilia - detikTravel
Senin, 03 Jun 2019 12:45 WIB
loading...
Brigida Emi Lilia
Bagian dalam masjid.
Bagian tangga yang langsung berhadapan dengan gang yang merupakan jalan umum.
Jendela besar yang ada di lantai atas.
Tangga menuju ke lantai atas.
Tulisan besar pada mesjid yang nampak dari mulut gang .
Mudik ke Yoyakarta, Main ke Masjid Perak Kotagede
Mudik ke Yoyakarta, Main ke Masjid Perak Kotagede
Mudik ke Yoyakarta, Main ke Masjid Perak Kotagede
Mudik ke Yoyakarta, Main ke Masjid Perak Kotagede
Mudik ke Yoyakarta, Main ke Masjid Perak Kotagede
Jakarta - Kawasan Kotagede di Yogyakarta terkenal akan kerajinan peraknya. Di sana juga ada Masjid Perak yang bisa jadi rekomendasi bagi para pemudik.Dari depan gang terlihat bangunan berwarna putih dengan tulisan berwarna perak besar, Masjid Perak Kotagede. Letak masjid ini di Jalan Mandakaran no 51, Kampung Trunojayan, Kelurahan Prenggan, Kecamatan Kotagede, Yogyakarta.Berbeda dengan masjid yang umumnya terletak di pinggir jalan sehingga mudah terlihat, Masjid Perak ini agak masuk ke dalam gang. Saat kita melewati gang baru nampak bangunannya berada agak ke dalam.Penasaran dengan namanya, kenapa dinamakan Masjid Perak? Selain karena masjid dibangun pada saat industri perak di kawasan ini sedang dalam masa kejayaan, dana pembangunan masjid juga berasal dari sumbangan para pengusaha perak.Nama perak juga berasal dari kata Firoq yang berarti pemisah. Ya Masjid Perak dijadikan lambang kebebasan dan pemisahan umat dari kekotoran dan kebekuan berpikir pada masa lampau.Masjid ini juga merupakan salah satu masjid tertua di kawasan Kotagede yang dibangun pada tahun 1938-1939. Mulai digunakan pada tahun 1940 dan sempat direnovasi total akibat gempa bumi pada tahun 2006 karena mengalami kerusakan cukup parah.Ruang utama masjid berupa bujursangkar dengan luas 100m2 dengan atap berbentuk joglo yang memiliki 4 tiang penyangga berbentuk bulat dengan tembok yang membatasi serambi bagian utara dan selatan. Serambi masjid beratap limasan dengan jendela besar di bagian barat baik di sebelah kiri maupun kanan.Mimbar di masjid ini sudah ada sejak masjid pertama kali berdiri, bahkan lebih awal dari adanya masjid ini. Karena sebelumnya mimbar ini adalah kepunyaan masjid gede Mataram yang terletak tak jauh dari Masjid Perak.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads