d'Traveler Jelajahi Indonesiamu
Tasikmalaya Punya Air Terjun Secantik Ini
Kamis, 30 Agu 2018 13:10 WIB

Rahmat Hidayat

Jakarta - Siapa bilang Tasikmalaya tidak punya tempat wisata yang ciamik. Curug Batu Blek adalah tempat wisata yang cantik dan menyegarkan di sana.Banyak orang pasti mengira penamaan obyek wisata Curug Batu Blek ini diambil dari bahasa Inggris, yang merupakan 'black' yang berarti hitam, sehingga Curug Batu Blek berarti air terjun dengan batu berwarna hitam. Akan tetapi ternyata hal tersebut salah, karena kata Blek itu sendiri bukan berasal dari bahasa asing, akan tetapi memang dari bahasa Sunda itu sendiri, yang berarti bentuk yang menyerupai tempat kerupuk (blek).Berdasarkan penuturan warga sekitar dan pengelola obyek wisata ini, alasan utama penamanaan tersebut adalah dari banyaknya batu-batu berbentuk unik yang terdapat di sepanjang jalan menuju air terjun itu sendiri. Jumlahnya sangat banyak dan berukuran besar pula, yang merupakan batuan alami yang kemungkinan dari gunung Galunggung. Sehingga arti nama dari Curug Batu Blek itu sendiri adalah air terjun yang memiliki bebatuan berbentuk seperti blek (tempat kerupuk). Akan tetapi sayangnya, kondisi bebatuan tersebut untuk saat ini cukup tidak terawat. Hal tersebut bisa terlihat dengan jelas dari banyaknya lumut dan juga rumput liar yang menyelimuti permukaan bebatuan tersebut.Curug Batu Blek memiliki beberapa karakteristik diantaranya adalah ketinggian air terjun sekitar 7 meter dan kedalaman sekitar 4-5 meter, hal ini disebabkan oleh adanya cekungan bebatuan dan juga pasir yang semakin dalam terutama di sekitar area jatuh air terjunnya.Sedangkan untuk area samping air terjun memiliki kedalaman sekitar 50 sentimeter hingga 90 sentimeter. Selain itu, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, di Curug Batu Blek ini pula terdapat banyak bebatuan berukuran sangat besar dan berbentuk unik yang menyerupai tempat kerupuk di sepanjang jalan menuju Curug Batu Blek tersebut. Selain itu juga intensitas airnya cukup deras yang berasal dari mata air gunung Galunggung yang kondisinya pun masih sangat alami, bersih, dan juga sangat jernih. Keadaan airnya juga cukup dingin, sehingga cocok untuk dinikmati di siang hari untuk melepaskan penat.Hal menarik dan unik lainnya dari kawasan obyek wisata Curug Batu Blek ini adalah jumlah air terjunnya. Selain Curug Batu Blek itu sendiri, menurut penuturan warga setempat dan juga para pengelola, di kawasan tersebut terdapat sekitar 15 air terjun lainnya, contohnya seperti Curug Cihanjuang, Curug Wayang, Curug Arjuna, dan lain sebagainya. Sehingga, wisatawan bisa memilih hendak kemana yang diinginkan. Bahkan ada salah satu air terjun yang membutuhkan waktu tempuh selama 4 jam lho!Sebaiknya membawa waterproof untuk handphone, sehingga Anda bisa mengambil gambar dalam air. Demi keselamatan, sebaiknya pinjam pelampung juga yang tersedia di depan tiket masuk. Dengan memberi donasi saja (sekitar Rp 5.000). Jika hendak explore semua air terjunnya, sebaiknya perjalanan dimulai lebih awal sekitar pukul 08.00. Ada guide lokal, dengan membayar seikhlasnya (sekitar Rp. 0.000). Jangan lupa bawa bekal dan peralatan yang sekiranya diperlukan juga.Secara garis besar, obyek wisata Curug Batu Blek termasuk ke dalam wilayah Desa Santana Mekar, Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Akan tetapi, untuk menuju lokasi ini, pengunjung bisa melalui dua jalur, yakni melalui desa Santana Mekar itu sendiri, dan yang kedua melalui desa Suka Mukti. Secara umum, kedua jalur tersebut sebenarnya sama-sama susah untuk dilalui, dengan kondisi jalanan terjal, berbatu, menanjak, dan juga sempit.Sebaiknya ambil jalur melalui desa Suka Mukti. Gampangnya, ketika bertemu dengan SD Cisayong, sebaiknya Anda lurus saja. Selain lebih mudah, dengan jalur ini Anda nantinya akan disuguhkan dengan pemandangan menakjubkan hamparan luas persawahan dan perkebunan milik warga. Benar-benar breathtaking!Ada 2 alternatif kendaraan yang bisa digunakan, bisa menggunakan mobil atau sepeda motor. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Jika menggunakan mobil, wisatawan bisa pergi lebih nyaman dan bisa beramai-ramai, tapi kekurangannya, setelah memasuki desa Santana Mekar, Cisayong, dikarenakan jalur jalanan yang semakin menyempit dan kondisi jalan yang masih belum terawat, mengharuskan wisatawan untuk memparkirkan mobil di lingkungan warga setempat dan terpaksa harus berjalan kaki untuk menuju lokasi Curug Batu Blek, dengan jarak tempuh sekitar 1,5 kilometer.Akan tetapi, jika menggunakan sepeda motor, wisatawan bisa menuju lokasi parkir yang tersedia di area Curug Batu Blek ini, dengan catatan harus melalu jalanan terjal dan sempit untuk menuju ke lokasinya. Waktu tempuh dari kota Tasikmalaya membutuhkan sekitar 40 menit menggunakan kendaraan pribadi.Bagi wisatawan dari luar kota, lebih nyaman menggunakan kereta api untuk menuju Tasikmalaya dan bisa berhenti di stasiun Tasikmalaya. Anda bisa cek dengan mudah di PegiPegi untuk keperluan booking tiket Anda. Selain itu, ketika hendak menuju ke obyek wisata ini, sebaiknya menggunakan motor saja, terutama motor matic, agar lebih nyaman. Banyak pula jasa rental motor di Tasikmalaya yang murah.Harga tiket masuk Curug Batu Blek tergolong masaih sangat murah, hanya Rp 5.000/orang daan parkir motor Rp 2.000/motor. Sebaiknya perhitungkan juga waktu berkunjung, lebih baik dihindari berkunjung saat musim penghujan.Fasilitas di obyek wisata ini bisa dibilang masih sangat kurang, terutama masalah lahan parkir yang masih hanya menggunakan lahan kosong seadanya, kamar mandi yang hanya ada 1 dan lokasinya sangat jauh dari air terjun, dan tempat ganti pakaian yang kondisinya sangat seadanya.Jika Anda berasal dari luar kota dan membutuhkan penginapan, jangan khawatir. Banyak sekali pilihan penginapan yang tersedia, terutama di wilayah kota Tasik. Untuk memudahkan pengalaman menginap Anda, bisa segera cek juga di PegiPegi untuk berbagai pilihan alternatif serta dapatkan berbagai promo dan diskon menariknya!#Pegipegiyuk #JelajahiIndonesiamu @pegi_pegi
Komentar Terbanyak
Ada Gerbong Khusus Merokok di Kereta, Kamu Setuju?
Terpopuler: Dedi Mulyadi Terancam Dicopot, Ini Penjelasan DPRD Jabar
Bisa-bisanya Anggota DPR Usulkan Gerbong Rokok di Kereta