Ssst! Rahasia Memukau di Balik Pantai Pangandaran

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Ssst! Rahasia Memukau di Balik Pantai Pangandaran

Pradikta Kusuma - detikTravel
Sabtu, 16 Jul 2016 10:12 WIB
loading...
Pradikta Kusuma
Salah satu goa di cagar alam pananjung
Bertemu sekumpulan rusa liar
Baluran? bukan, ini di Pangandaran
Banyak sekali tujuan di dalam Cagar Alam Pananjung
Banyak sekali pantai indah di dalamnya
Ssst! Rahasia Memukau di Balik Pantai Pangandaran
Ssst! Rahasia Memukau di Balik Pantai Pangandaran
Ssst! Rahasia Memukau di Balik Pantai Pangandaran
Ssst! Rahasia Memukau di Balik Pantai Pangandaran
Ssst! Rahasia Memukau di Balik Pantai Pangandaran
Jakarta - Jangan hanya puas mengunjungi Pantainya saat ke Pangandaran. Datanglah ke Cagar Alam Pananjung dan temukan betapa banyak spot keren di sana. Berlokasi tak jauh dari Pantai Pangandaran, kami pun berjalan kaki saja setelah menikmati pagi di Pangandaran. 15 menit berjalan kami pun tiba di gerbang barat cagar alam. Pagi itu tampak mulai ramai wisatawan yang ingin menikmati cagar alam. Tiket masuk sebesar Rp 8 ribu per orang pun kami beli. Memasuki kawasan cagar alam, tak jauh berjalan kami pun langsung disambut dengan sekawanan monyet monyet liar penghuni cagar alam ini. Mereka cukup tenang dengan kehadiran pengunjung tetapi terkadang agresif dengan wisatawan yang membawa makanan dan minuman. Banyak peringatan bahwa kita dilarang untuk memberi makanan kepada monyet. Hal ini benar adanya karena jika kita memberi makanan mereka, lambat laun mereka akan ketergantungan dan malas untuk mencari makan sendiri dan otomatis jiwa liar mereka akan sirna. 10 Menit berjalan kami menemui Gua Jepang. Memang dulunya cagar alam ini digunakan untuk persembunyian tentara Jepang dalam peperangan. Peta yang kami dapatkan di pintu masuk kami jadikan acuan titik titik mana yang akan kami kunjungi. Yang pertama kami ingin mengetahui padang gembala banteng. Sepertinya menarik, kamipun mengambil arah selatan seusai dengan peta. Di tengah jalan kami bertemu dengan sekawanan rusa yang sedang mencari makan. Kamipun mengendap-ngendap layaknya reporter Nat Geo Wild. Menunggu mereka tenang kemudian mengambil gambar narsis. Sungguh pengalaman menarik bertemu dengan rusa di alam liar seperti ini.Melanjutkan perjalanan kami pun menembus jalan setapak kecil yang menuju hutan rimbun. Keadaan pun menjadi sepi tanpa kehadiran pengunjung lain. Awalnya kami sempat ragu, tapi masa kita yang bilangnya punya jiwa petualang dihadapkan keadaan seperti sudah ciut nyali. Berjalan dan berjalan, padang penggembalaan pun tak kami temui. Peluh pun mulai bercucuran tapi dari kejauhan terdengar sayup sayup debur suara ombak. Kamipun tersadar kalau kami tersesat, tak apalah lanjutkan langkah lagi, tak disangka kami menemui pantai pasir putih. Di sini kami bertemu dengan jernih air laut yang berbaur dengan pasir putih bersih. Sungguh indah pantai ini. Di sini pun terdapat pos penjaga hutan.Setelah ngobrol dan bertanya jalur untuk menuju Padang gembala banteng, kami pun kembali ke jalur semula yang menembus hutan. Sesuai dengan arahan sang jagawana kami mengambil arah kanan yang menanjak di atas bukit. Tak sampai 10 menit kami menemui padang savana luas yang tersembunyi di balik rimbun pohon. Ini dia surga alam liar di Cagar Alam Pananjung. Rumput hijau tertata rapi bak karpet yang terhampar, saya pun berlarian menikmati suasana ini dan langsung merebahkan tubuh di rerumputan. Sekilas padang savana ini miniatur dari Taman Nasional Baluran.Rusa rusa berlarian di tengah padang savana yang indah ini. Dan di sini untuk pertama kalinya saya melihat burung rangkong terbang dengan bebasnya di alam liar. Tapi sayang momen ini tak dapat saya abadikan karena keterbatasan Focal Length kamera. Sungguh pengalaman yang tak pernah saya lupakan. Duduk di tengah padang savana ditemani rusa berlarian dan kepakan sayap burung rangkong. Tetapi saya tak menemui batang hidung banteng di sini, mungkin mereka sedang berkelana di dalam hutan. Cagar Alam Pananjung juga terdapat beberapa peninggalan sejarah yang cukup menarik untuk kita jelajahi. Mulai situs Batu Tulis, gua peninggalan Jepang, Gua Rengganis dan masih banyak lagi. Karena keterbatasan waktu kami tidak bisa sepenuhnya mengeksplore kawasan ini. Sepertinya 1 haripun tak cukup untuk mengunjungi tempat tempat indah dan rahasia di Cagar Alam Pananjung Pangandaran.Sedikit cerita dari saya ini mungkin bisa dijadikan referensi sebelum berkunjung ke kawasan wisata Pangandaran. Mari kita langkahkan kaki untuk kembali menemukan keindahan keindahan di negeri kita tercinta ini. Salam Traveler!
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads