Jakarta - Telaga warna begitu cantik dengan airnya yang sering memantulkan warna berbeda-beda. Telaga ini pun tampak makin memesona saat dilihat dari ketinggian.Nama telaga warna sendiri diberikan karena keunikannya yakni warna air dari telaga tersebut yang sering berubah-ubah, terkadang berwarna hijau dan kuning atau warna lainnya. Fenomena alam ini terjadi karena air telaga mengandung sulfur yang cukup tinggi, sehingga saat sinar matahari mengenainya, maka warna air telaga nampak akan berbeda-beda setiap waktunya.Telaga warna berada di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut, dan dikelilingi oleh bukit-bukit tinggi yang menambah pesona keindahannya. Untuk lebih menikmati pemandangan telaga warna ini maka kita harus naik ke bukit yang mengelilingi telaga ini, salah satu spot yang terbaik adalah di spot batu ratapan angin.Untuk dapat mencapai spot batu ratapan angin ini pengunjung harus jalan menanjak melewati perkebunan warga sekitar. Hanya sekitar 20 menit menanjak maka kita akan disuguhi oleh pemandangan yang sangat telaga warna yang indah dari ketinggian di pinggiran tebing curam berpadu dengan birunya langit Dieng.Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi telaga warna adalah saat pagi atau siang hari, karena pada sore hari, kabut tebal akan menutupi daerah sekitar telaga warna, sehingga pengunjung tidak dapat menikmati keindahan alamnya.Keberadaan telaga warna Dieng selain menjadi sumber pendapatan pariwisata juga sangat berguna bagi masyarakat sekitar. Mereka menggunakan air dari telaga warna sebagai sumber irigasi.
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Kubu PB XIV Purbaya Protes Keras ke Menbud Fadli Zon sampai Naik ke Panggung
Penunjukan Tedjowulan Diprotes Kubu PB XIV Purbaya, Apa Kata Fadli Zon?
Fadli Zon Serahkan SK buat Tedjowulan, Keraton Solo Bergejolak