Menikmati Libur Tahun Baru di Prambanan
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Menikmati Libur Tahun Baru di Prambanan

Anggi Agistia - detikTravel
Rabu, 01 Jan 2014 09:03 WIB
loading...
Anggi Agistia
Candi Prambanan
Komplek Candi Prambanan
Candi Prambanan
Salah satu candi di Prambanan
Candi Prambanan
Menikmati Libur Tahun Baru di Prambanan
Menikmati Libur Tahun Baru di Prambanan
Menikmati Libur Tahun Baru di Prambanan
Menikmati Libur Tahun Baru di Prambanan
Menikmati Libur Tahun Baru di Prambanan
Jakarta - Akhirnya, libur Tahun Baru yang dinanti-nanti datang juga! Usai serunya kembang api semalam, Yogyakarta tetap asyik dinikmati pagi ini. Ayo nikmati hari pertama tahun 2014 di Candi Prambanan.Yogyakarta adalah sebuah kota dengan sejuta pesona yang selalu menarik perhatian saya untuk menghabiskan waktu liburan. Yogya juga merupakan destinasi favorit para pelancong terutama backpacker. Hal ini karena Yogya menawarkan begitu banyak tempat wisata yang menarik, mulai dari harga makanan, pakaian dan oleh-olehnya yang tidak menguras isi kantong.Kami pergi dari Kota Serang, Banten menggunakan bis Rosalia Indah seharga Rp 160 ribu per orang karena kehabisan tiket kereta untuk pergi. Siang itu sekitar pukul 13.00 WIB bis membawa kami pergi dari Kota Serang menuju Yogya.Setelah menempuh perjalanan panjang sekitar 15 jam karena kemacetan arus lalu lintas yang luar biasa ramai, akhirnya saya dan teman-teman tiba dengan selamat.Keesokan harinya begitu sampai dan berhenti di Terminal Giwangan, kami menunggu teman yang hendak memberikan tumpangan menginap selama berlibur di Yogya. Dari situ kami naik taksi, tapi ini bukan taksi biasa seperti di kota-kota besar, di sini taksi yang kami tumpangi itu semacam mobil pribadi yang disewakan.Sejenis, ya kurang lebih begitulah. Setelah negosiasi harga, akhirnya kami sepakat di harga Rp 40 ribu. Sebetulnya harga ini masih terbilang agak mahal mengingat jarak yang tidak terlalu jauh. Namun berhubung memang saat itu taksi biasa tak ada yang lewat, jadi kami menerima penawaran taksi ini.Tipsnya adalah agar pintar-pintar menawar harga untuk menyewa kendaraan di sini, terlebih jika bisa menggunakan bahasa daerah setempat, dijamin harga bisa menjadi lebih miring. Oh iya, sebagai informasi, saat berlibur di Yogya, akhirnya kami memutuskan untuk menyewa sebuah mobil guna memudahkan perpindahan kami dari satu destinasi ke destinasi lainnya.Harga sewa mobil per 24 jam seharga Rp 250 ribu. Harga ini juga kami dapatkan setelah salah seorang teman bernegosiasi dengan pemilik yang ternyata juga berasal dari tanah Sumatera. Destinasi pertama kami adalah Candi Prambanan! Candi Prambanan terletak tepat di tepi jalan raya. Candi ini merupakan objek wisata andalan di Yogya karena memang letaknya yang sangat strategis dan mudah dijangkau, baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Nah, saat kemari saya baru tahu kalau Candi Prambanan merupakan sejenis kompleks candi karena terdapat banyak candi.Candi Prambanan adalah bangunan utamanya dengan berbagai macam latar belakang sejarah, yang tidak kalah mengagumkan. Indonesia oh Indonesia! Candi Prambanan memiliki tiga candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wishnu, Brahma dan Siwa.Ketiga candi itu adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Candi ini sungguh cantik, konsep arsitektur yang simetri, relief candi yang dibuat sedemikian cantik dan sempurna, bangunan indah yang menjulang tinggi, dan struktur bangunan yang terlihat begitu kokoh.Candi Prambanan mempunyai gaya arsitektur yang indah. Berdasarkan cerita dari seorang teman arsitek bahwa filosofi pembangunan candi ini ada ilmu matematikanya lho. Oh iya, untuk bisa menikmati setiap lekuk pesona bangunan sejarah di sini, kita dikenakan biaya sebesar Rp 30 ribu per orang dan biaya parkir mobil Rp 5.000 seharian. Setelah puas berkeliling lokasi candi dan mengambil beberapa gambar di sana, kami berencana untuk pergi ke Pantai Parangtritis. Nah, sebelum pulang, selama berjalan menuju pintu keluar kami disuguhi nyanyian dari band lokal yang personelnya bukan lagi anak muda.Penyanyinya merupakan seorang wanita paruh baya, tapi suaranya aduhai juara. Sepanjang perjalanan menuju mobil kami juga melewati kawasan penjual cendramata dan aksesoris khas Yogya seperti batik, tas, sandal dan lain sebagainya untuk dijadikan oleh-oleh. Yogya, Yogya, setiap destinasi membuat pengunjungnya jatuh cinta.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads