1.250 Tangga dan Pesona Air Terjun Grojogan Sewu
Senin, 19 Des 2011 19:35 WIB
Marini Kusumawaty
Jakarta - Pengalaman wisata yang benar-benar menakjubkan di Indonesia. Wisata alam Indonesia tidak kalah menarik dengan wisata luar negri. Maka itu,keluarga dan saya memilih Jawa Tengah sebagai tujuan wisata kali ini.Liburan kenaikan kelas dimulai. Saya dan keluarga sepakat untuk berlibur ke Jawa Tengah. Perjalanannya kami lalui dengan menggunakan 3 kendaraan pribadi selama 3 hari.Banyak tantangan terhampar selama perjalanan, seperti jalan berliku,waspada dengan jalan-jalan yang rusak, dan lain-lain. Tetapi selama itu pula kami juga mendapat imbalan dari alam seperti pemandangan gunung, sawah, dan pedesaan yang indah.Setibanya di Solo, kami menginap di rumah bude saya. Agak jauh memang dari Jawa Tengah. Untuk urusan makan, Solo punya banyak warung jajanan, salah satunya adalah mie godog jawa. Rasanya benar-benar nikmat, ditambah udara Solo yang lebih dingin dari Jakarta. Jadi, sangat pas untuk menyantap hangatnya mie godog jawa di malam.Keesokan harinya, kami menuju Yogyakarta untuk berkunjung ke salah satu tujuan wisata wajib di Yogyakarta. Ya, apalagi kalo bukan Candi Borobudur. Borobudur tak hanya indah ketika dilihat, tetapi juga relief yang menghiasi dinding-dinding candi. Jadi, tidak heran jika banyak wisatawan domestik dan mancanegara yang datang melihat.Sebelum naik ke candi, kami semua diharuskan mengenakan kain putih dengan corak-corak hitam yang dilingkarkan di pinggang. Dari atas candi kami tak hanya disuguhi keindahan artistik relief candi, tetapi juga pemandangan menakjubkan dari Gunung Merapi yang berdiri tegap dikejauhan.Kami pun meneruskan liburan ke area wisata Air Terjun Grojogan Sewu di daerah Tawamangu, Jawa Tengah. Jalan yang kami lewati untuk menuju air terjun adalah jalur yang dilalui lahar gunung Merapi saat meletus dulu. Yang membuat kaget adalah ada batu sebesar rumah di atas sungai kering dan menjadi objek wisata baru bagi masyarakat Solo.Untuk menuju ke air terjun Grojogan Sewu, kami harus waspada selama perjalanan karena medan yang ekstrem, melintasi bukit-bukit tinggi serta jurang, ditambah gerimis yang membuat jalanan menjadi licin. Jika tidak waspada, salah-salah bisa terperosok ke jurang.Sesampainya di tempat tujuan kami harus menyusuri jalan menurun untuk bisa melihat pesona air terjun. Tiket yang harus dibeli jika ingin masuk ke kawasan ini tidaklah mahal, dijamin kantong tidak jebol.Setelah membayar tiket, barulah kami bisa masuk ke area yang diselubungi pepohonan dan semak-semak. Ada tangga yang menuntun kami agar tidak tersesat.Jalan yang cukup jauh, dijadikan peluang uasah penduduk sekitar. Banyak yang menawari naik kuda, tetapi sayang harganya mahal. Saat turun tangga, kami harus selali waspada. Tangga-tangga di sana masih licin sehabis diguyur hujan tadi. Jika tidak, bersiaplah untuk terpeleset atau mendegar jeritan dari orang-orang yang tergelincir saat menuruni tangga.Akhirnya, perjuangan menuruni tangga berakhir sukses dan selamat. Kami langsung disuguhi pesona The amazingΒ Grojogan Sewu Waterfall. Banyak wisatawan lokal memenuhi kawasan ini. Air turun dengan deras dan anggunnya dari atas gunung. Percikan airnya benar-benar segar. Kesempatan ini pun tidak saya lewatkan untuk berfoto.Puas berfoto, kami pun kembali ke atas. Perjuangan naik ke atas ternyata butuh tenaga ekstra, karena tangga yang dinaiki tak kalah banyak dan menantang seperti saat turun. Kami juga harus tetap waspada karena tangga-tangga masih licin sehabis hujan tadi.Dan setibanya di anak tangga terakhir, saya menatap sebuah palang dengan perasaan campur aduk. Palang itu bertuliskan, "SELAMAT ANDA TELAH TURUN DAN MENAIKI 1.250 ANAK TANGGA SEMOGA TAMBAH SEHAT DAN SUKSES" Wah! Rasa bangga, takjub, dan kaget semua jadi satu.Ternyata, di sekitar kawasan ini banyak warung yang menjual cinderamata dan makanan. Salah satu jajanan yang ingin saya pesan adalah sate kelinci. Ketika sate matang, langsung kami serbu. Untuk menghangatkan tubuh, saya memesan semangkuk wedang ronde. Ronde isi kacangnya enak. Menambah nafsu makan.Dan kami akhirnya, kami punΒ pulang menuju rumah bude di Solo. Sampai di rumah,kami disediakan aneka makanan seafood yang dibeli langsung di pantai saat perjalanan pulang tadi. Kami membeli kerang, udang, dan ikan dengan harga yang murah, tidak lebih dari Rp 200.000.Hari terakhir pun tiba, sebelum pulang kami berkunjung ke pasar batik terlebih dahulu. Batik yang dijual bagus-bagus dan menggoda untuk dibeli. Setel;ah puas berbelanja, kami pun melanjutkan perjalanan pulang.Β Liburan kali ini benar-benar seru. Indonesia ternyata punya banyak daerah liburan menarik yang mungkin masih belum populer di kalangan masyarakat. Kita harus jauh-jauh pergi keΒ Gunung Everest, atau sunbath di pantai Phi Phi Island di Thailand. Indonesia juga punya Gunung Jaya Wijaya atau pun Pantai Senggigi di Lombok. Jadi, ayo dukung daerah wisata Indonesia dengan berkunjung ke daerah wisata lokal supaya Indonesia bisa lebih dikenal oleh dunia lewat tempat-tempat menakjubkan dari wisata alamnya!Wonderful Indonesia.












































Komentar Terbanyak
Bisa-bisanya Predator Seks Pati Ngaku Lagi Jalani Ritual di Makam Raden Gunungsari
Pesawat Garuda Berputar-putar 4,5 Jam di Langit India, Terhalang Uji Coba Rudal
Pendakian Berujung Maut di Gunung Dukono, Polisi Soroti Dugaan Kelalaian Guide