Jakarta - Jalan Malioboro merupakan jantung kota Jogja. Di sepanjang jalan ini terdapat toko-toko yang menjual beraneka jenis barang, mulai dari kebutuhan rumah tangga, pernak-pernik, oleh-oleh, dan lainnya.Uniknya di emperan toko-toke tersebut terdapat pedagang-pedagang kecil yang membuka lapak di depan toko. Orang-orang menyebutnya penjual Perko, emperan toko.Β Para pedagang di sini menjual oleh-oleh khas Jogja, seperti batik, kaos, celana, sandal, sepatu, tas, gelang, dan pernak-pernik lainnya yang tentunya harganya sangat murah jika Anda dapat menawarnya.Perko ini buka dari pagi sampai malam sekitar pukul 22.00 WIB. Jika sudah tutup, maka penjual-penjual tadi digantikan dengan pedagang makanan yang menjual makanan khas Jogja, yaitu gudeg dan makanan-makanan lesehan atau sering disebut penyetan. Multifungsi bukan?
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru