Hong Kong adalah salah satu permata Asia yang paling gemerlap. Siapa sih yang tidak ingin bertandang ke Hong Kong? Selain indah secara topografi dan geografi, Hong Kong juga punya banyak atraksi pariwisata yang menarik - selain juga merupakan tujuan wisata kuliner yang istimewa.
Sejak Juni 1997, Hong Kong menjadi Daerah Administratif Istimewa (Special Administrative Region) dari Republik Rakyat China. Sebelumnya, selama 156 tahun, Hong Kong merupakan protektorat Inggris Raya dan dipimpin oleh seorang gubernur yang dikirim dari London. Selama satu setengah abad, Hong Kong telah berkembang dari bandar opium menjadi salah satu pusat keuangan dunia. Sekarang, Hong Kong dipimpin oleh seorang Chief Executive.
Sekalipun pada umumnya kita mengenal Hong Kong sebagai kawasan yang terbagi dua - Pulau Hong Kong dan Kowloon (bagian yang menyatu dengan daratan Asia) - sebenarnya masih ada dua kawasan lain yang termasuk dalam wilayah Hong Kong, yaitu: New Territories dan Outlying Islands (yaitu pulau-pulau yang terserak di depan Kowloon). Bandara Hong Kong yang baru, Chek Lap Kok, terletak di Pulau Lantau - pulau yang justru lebih besar daripada Pulau Hong Kong. Beberapa pulau lain yang banyak dikunjungi wisatawan adalah Pulau Lamma, Cheung Chau, dan Peng Chau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama puluhan tahun, Kaitak di sisi Kowloon merupakan bandara super-sibuk di Hong Kong. Bandara ini memiliki tingkat kesulitan cukup tinggi untuk mendarat maupun tinggal landas, karena posisinya yang bagai kantung kecil di celah bukit terjal dan gedung-gedung pencakar langit. Roda-roda pesawat seakan-akan sudah menyambar jemuran sebelum menyentuh landasan.
"Sport jantung" bagi para penerbang dan penumpang itu sudah lama berlalu sejak dioperasikannya bandara Chek Lap Kok yang besar dan modern. Bandara ini merupakan salah satu bandara dengan traffic tertinggi di Asia. Dari bandara ada keretapi cepat yang menghubungkannya dengan Kowloon dan Pulau Hong Kong.
Kowloon dan Hong Kong dihubungkan dengan ferry (Star Ferries) yang hilir-mudik dari subuh hingga tengah malam. Juga ada dua terowongan di bawah air yang menghubungkan kedua daratan itu. Pulau-pulau lain di Hong Kong juga dapat dicapai dengan ferry dalam frekuensi yang cukup banyak.
Transportasi lokal juga dilayani dengan sistem kereta bawah tanah (MTR = Mass Transit Railways) yang jaringannya terus berkembang. Bus kota dan taksi juga melayani penduduk dan turis ke berbagai tujuan.
Hong Kong juga merupakan pelabuhan samudra besar yang merupakan tempat tujuan maupun persinggahan penting bagi kapal-kapal barang maupun penumpang. Dari Hong Kong banyak ferry cepat yang menghubungkannya dengan Macau (sekitar 1 jam perjalanan).
Bus dan keretapi menghubungkan Hong Kong dengan RRC. Kota besar RRC yang terdekat dari Hong Kong adalah Shenzhen, dan Guangzhou (Canton).
Visa
Untuk kunjungan wisata atau bisnis selama dua minggu ke Hong Kong, visa diberikan secara otomatis di konter imigrasi ketibaan. Cukup dengan menunjukkan bukti tiket pesawat untuk pulang atau meneruskan perjalanan ke tujuan lain. Prosedurnya pun cukup cepat.
Mata Uang, Kartu Kredit, dan Fasilitas Perbankan
Mata uangnya adalah Hong Kong Dollar yang pada saat ini nilai tukarnya sekitar HK$7,8 per US$1.
Selain bank-bank nasional Hong Kong yang telah berkelas dunia, beberapa cabang bank asing pun hadir di Hong Kong. Mesin ATM untuk mengambil uang tunai terdapat di mana-mana. Dengan kartu ATM dari beberapa bank terkemuka Indonesia, kita dapat menarik dana tunai dari mesin-mesin ATM di Hong Kong.
Kartu kredit diterima secara umum dan luas sebagai alat pembayaran yang sah. Di rumah-rumah makan kecil pun kartu kredit mudah digunakan.












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok