Apa yang dapat Anda peroleh ketika hanya memiliki waktu 3 hari untuk menjelajahi suatu wilayah? Ketika Anda tiba di suatu wilayah yang bernama Ketapang, Kalimantan Barat, ternyata waktu 3 hari adalah cukup untuk memperoleh banyak pengalaman baru yang jelas tidak akan dapat Anda lupakan seumur hidup.
Ditempuh dengan pesawat terbang selama kurang lebih 35 menit dari Bandara Internasional Supadio Pontianak, Ketapang menyimpan begitu banyak potensi wisata yang akan mampu menarik hati siapapun yang melihatnya. Sebagai awal, dan karena letaknya yang tepat di jantung kota, Anda dapat mengunjungi puluhan rumah walet di kota ini. Terdengar kurang menarik? Tunggu hingga Anda melihat jumlah dan ukuran rumah-rumah pemeliharaan burung walet yang besar dan banyak berjejer di tengah kota. Anda pasti terheran-heran melihat jumlahnya.
Rumah-rumah walet tersebut berada di sekitaran Jalan Merdeka Selatan dan Jalan Imam Bonjol. Teruskan perjalanan Anda. Anda dapat menyewa sebuah mobil karena keberadaan transportasi bus atau angkutan umum sama sekali tidak ada di Ketapang dan Anda akan mendapati banyak bangunan berwarna kuning yang merupakan lambang dari suku Melayu suku mayoritas yang tinggal di Ketapang. Beberapa bangunan keraton Melayu juga dapat Anda jumpai, salah satu contohnya adalah Keraton Kerajaan Matan yang walaupun saat ini sedang direnovasi, namun masih mampu menunjukkan keindahannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantai mungkin merupakan tujuan yang sangat pasti ketika beberapa wisatawan mengunjungi daerah ini. Letak geografisnya yang berbatasan dengan Laut Jawa serta Laut Natuna membuat Kalimantan Barat menyimpan begitu banyak potensi eksotisme wisata pantai, termasuk di Ketapang. Ada banyak pantai yang bisa dipilih dan dapat menghabiskan dua hari untuk menjelajahi banyak pantai tersebut, namun pilihan terbaik mungkin adalah Pantai Pulau Datuk. Pantai ini terletak di Kabupaten Kayong Utara sekitar 2,5 jam perjalanan dari pusat kota Ketapang dan menawarkan pantai dengan suasana yang masih asri dan sangat terjaga kebersihannya.
Mulailah hari kedua dengan berwisata kuliner. Anda pasti akan disarankan oleh banyak orang untuk bersarapan di Rumah Makan Bu' Rakima yang berada di Jalan Agus Salim No 14A. Di sini, Anda akan mendapati banyak jenis sarapan, terutama sarapan khas masyarakat Ketapang seperti Bubur Pedas dan Ketupat Colet. Jangan sampai kesiangan, karena tempat ini adalah tempat favorit masyarakat Ketapang untuk sarapan yang seringkali membuat tempat ini sangat penuh di pagi hari.
Tidak lengkap rasanya datang ke Ketapang tanpa bermalam dan menjelajahi Taman Nasional Gunung Palung. Berdasarkan informasi yang didapat, memerlukan waktu kurang lebih sekitar seminggu bagi mereka yang ingin menjelajahi taman nasional seluas 90,000 hektar ini secara keseluruhan. Tidak perlu khawatir jika Anda tidak memiliki waktu sebanyak itu. Datangi saja beberapa travel agency lokal yang beberapa diantaranya menawarkan paket perjalanan ke Taman Nasional Gunung Palung. Siapkan fisik Anda karena perjalanan menuju jantung taman nasional ini cukup menguras tenaga.
Beberapa tempat di atas baru beberapa dari banyak potensi wisata yang dimiliki Ketapang. Cari pendamping yang tepat dan Anda akan memperoleh pengalaman yang sangat mengagumkan ketika Anda berada di sini.












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru