Jatuh Cinta dengan Ketapang dalam 3 Hari
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Amir Syarif Siregar|2515|KALBAR 1|37

Jatuh Cinta dengan Ketapang dalam 3 Hari

Redaksi Detik Travel - detikTravel
Rabu, 30 Mar 2011 11:15 WIB
loading...
Redaksi Detik Travel
BANDARA. Setibanya Anda di Ketapang lewat jalur udara, Anda akan disambut hangat oleh Bandara Rahadi Osman Ketapang.
SUNGAI. Salah satu hal yang menyebabkan menjamurnya jumlah rumah pemeliharaan burung walet di Kota Ketapang adalah karena letak kota itu yang berada tepat di pinggiran Sungai Pawan.
KERATON. Bangunan Keraton Matan yang menjadi saksi kekuasaan Kerajaan Matan di Ketapang.
GUNUNG PALUNG. Pemandangan Gunung Palung dari jauh. Tempat ini menjadi sebuah taman nasional pada tahun 1990 dan menjadi rumah bagi banyak spesies langka di dunia.
PULAU DATUK. Keindahan (dan kebersihan) Pantai Pulau Datuk yang masih sangat terjaga dengan baik.
Jatuh Cinta dengan Ketapang dalam 3 Hari
Jatuh Cinta dengan Ketapang dalam 3 Hari
Jatuh Cinta dengan Ketapang dalam 3 Hari
Jatuh Cinta dengan Ketapang dalam 3 Hari
Jatuh Cinta dengan Ketapang dalam 3 Hari
Jakarta -

Apa yang dapat Anda peroleh ketika hanya memiliki waktu 3 hari untuk menjelajahi suatu wilayah? Ketika Anda tiba di suatu wilayah yang bernama Ketapang, Kalimantan Barat, ternyata waktu 3 hari adalah cukup untuk memperoleh banyak pengalaman baru yang jelas tidak akan dapat Anda lupakan seumur hidup.

Ditempuh dengan pesawat terbang selama kurang lebih 35 menit dari Bandara Internasional Supadio Pontianak, Ketapang menyimpan begitu banyak potensi wisata yang akan mampu menarik hati siapapun yang melihatnya. Sebagai awal, dan karena letaknya yang tepat di jantung kota, Anda dapat mengunjungi puluhan rumah walet di kota ini. Terdengar kurang menarik? Tunggu hingga Anda melihat jumlah dan ukuran rumah-rumah pemeliharaan burung walet yang besar dan banyak berjejer di tengah kota. Anda pasti terheran-heran melihat jumlahnya.

Rumah-rumah walet tersebut berada di sekitaran Jalan Merdeka Selatan dan Jalan Imam Bonjol. Teruskan perjalanan Anda. Anda dapat menyewa sebuah mobil karena keberadaan transportasi bus atau angkutan umum sama sekali tidak ada di Ketapang dan Anda akan mendapati banyak bangunan berwarna kuning yang merupakan lambang dari suku Melayu suku mayoritas yang tinggal di Ketapang. Beberapa bangunan keraton Melayu juga dapat Anda jumpai, salah satu contohnya adalah Keraton Kerajaan Matan yang walaupun saat ini sedang direnovasi, namun masih mampu menunjukkan keindahannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lelah berpetualang di kota, sebaiknya Anda mngambil waktu sejenak untuk beristirahat sambil makan siang. Coba kunjungi Warung Khas Masakan Melayu yang berada di Jalan Pawan I Desa Baru, Ketapang. Di sini, Anda dapat mencicipi Tumis Ale-Ale (Ale-Ale merupakan sejenis kerang halus yang menjadi santapan khas masyarakat Kalimantan Barat) atau menikmati Es Jeruk Pontianak sembari bersantai di warung yang memiliki suasana sangat nyaman ini.

Pantai mungkin merupakan tujuan yang sangat pasti ketika beberapa wisatawan mengunjungi daerah ini. Letak geografisnya yang berbatasan dengan Laut Jawa serta Laut Natuna membuat Kalimantan Barat menyimpan begitu banyak potensi eksotisme wisata pantai, termasuk di Ketapang. Ada banyak pantai yang bisa dipilih dan dapat menghabiskan dua hari untuk menjelajahi banyak pantai tersebut, namun pilihan terbaik mungkin adalah Pantai Pulau Datuk. Pantai ini terletak di Kabupaten Kayong Utara sekitar 2,5 jam perjalanan dari pusat kota Ketapang dan menawarkan pantai dengan suasana yang masih asri dan sangat terjaga kebersihannya.

Mulailah hari kedua dengan berwisata kuliner. Anda pasti akan disarankan oleh banyak orang untuk bersarapan di Rumah Makan Bu' Rakima yang berada di Jalan Agus Salim No 14A. Di sini, Anda akan mendapati banyak jenis sarapan, terutama sarapan khas masyarakat Ketapang seperti Bubur Pedas dan Ketupat Colet. Jangan sampai kesiangan, karena tempat ini adalah tempat favorit masyarakat Ketapang untuk sarapan yang seringkali membuat tempat ini sangat penuh di pagi hari.

Tidak lengkap rasanya datang ke Ketapang tanpa bermalam dan menjelajahi Taman Nasional Gunung Palung. Berdasarkan informasi yang didapat, memerlukan waktu kurang lebih sekitar seminggu bagi mereka yang ingin menjelajahi taman nasional seluas 90,000 hektar ini secara keseluruhan. Tidak perlu khawatir jika Anda tidak memiliki waktu sebanyak itu. Datangi saja beberapa travel agency lokal yang beberapa diantaranya menawarkan paket perjalanan ke Taman Nasional Gunung Palung. Siapkan fisik Anda karena perjalanan menuju jantung taman nasional ini cukup menguras tenaga.

Beberapa tempat di atas baru beberapa dari banyak potensi wisata yang dimiliki Ketapang. Cari pendamping yang tepat dan Anda akan memperoleh pengalaman yang sangat mengagumkan ketika Anda berada di sini.

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads