Perjalanan Pulang Kembali ke Jakarta
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Citra Rahman|5419|JAKARTA & KEP. SERIBU|45

Perjalanan Pulang Kembali ke Jakarta

Redaksi Detik Travel - detikTravel
Kamis, 09 Des 2010 08:41 WIB
loading...
Redaksi Detik Travel
Pohon yang dijadikan tempat bertengger burung-burung air.
Pulau Onrust
Perjalanan Pulang Kembali ke Jakarta
Perjalanan Pulang Kembali ke Jakarta
Jakarta -

Setelah membeli oleh-oleh khas Kepulauan Seribu di Pulau Panggang, kami melanjutkan lagi perjalanan dan singgah di Pulau Burung. Saat mengitari pulau menuju dermaganya, ada banyak sekali burung-burung air yang sedang mencari makan di perairan dangkal. Mereka timbul-tenggelam untuk menangkap ikan. Beberapa kelompok burung berwarna putih terlihat terbang menuju pulau lalu menghilang di kerimbunan pohon.

Kami mendapat tur singkat ke dalam hutan untuk melihat kehidupan burung-burung. Kami menaiki sebuah tower pemantau yang tingginya sekitar lima belas meter. Dari atas kita bisa memandangi ke seluruh penjuru pulau berikut burung-burung bangau putih yang hinggap di pohon.

Pulau Onrust

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kami melanjutkan kembali perjalanan pulang ke Jakarta setelah menikmati indahnya Pulau Burung. Hijaunya pepohonan yang dihiasi dengan warna putih-putih dari burung-burung air yang bertengger menambah indahnya pulau taman marga satwa ini. Kami singgah sebentar di pulau Onrust. Pulau yang bersejarah ini masih menyisakan sebuah benteng tua peninggalan Belanda. Konon, ada terowongan yang menghubungkan pulau Onrust ke Pelabuhan Tanjung Priok. Mengenai kepastiannya, belum ada yang tahu dan tim arkeolog sedang bekerja mengungkap misteri ini.

Muara Angke sudah di depan mata. Warna air laut pun berubah dari biru menjadi hitam pudar dan bersampah. Aroma tidak sedap pun mulai tercium. Pemandangan kota Jakarta pun mulai kelihatan. Gedung-gedung tinggi, boat pencari ikan, ojek dan jermal mendominasi pemandangan sore hari. Kami masih belum bisa menikmati sunset karena langit yang berawan.

Kami tiba di muara angke pada pukul setengah enam sore. Suasana dermaga kembali terasa agak sedikit menyeramkan. Mungkin karena sudah mulai gelap dan ditambah dengan perasaan terintimidasi karena tatapan para awak boat yang sedang nongkrong di warung.

Selepas pukul enam, kami tiba di penginapan pertama di Jakarta, Batavia Hotel. Akhirnya, saya bisa mandi dengan air tawar lagi setelah selama enam hari mandi dengan air asin dan payau.

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads