Kisah Para Anak Muda Luar Biasa di Museum Sumpah Pemuda
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kisah Para Anak Muda Luar Biasa di Museum Sumpah Pemuda

- detikTravel
Rabu, 15 Agu 2012 15:17 WIB
Kisah Para Anak Muda Luar Biasa di Museum Sumpah Pemuda
Patung yang menggambarkan suasana saat Kongres Pemuda (Afif/detikTravel)
Jakarta - Museum Sumpah Pemuda di Jakarta merekam kisah perjuangan para pemuda terhadap penjajah. Ada kisah tentang Kongres Pemuda yang menjadi cikal bakal kemerdekaan Indonesia. Hati Anda akan tergetar di sana!

Peran pemuda dalam merebut kemerdekaan sangatlah vital. Ide-ide brilian dan semangat yang tak pernah padam, menjadikan para pemuda sebagai tombak utama bangsa ini. Museum Sumpah Pemuda di Jl Kramat Raya no 106, Jakarta Pusat, akan menceritakan tentang gigihnya para pemuda dalam meraih kemerdekaan bangsa ini.

detikTravel berkunjung museum ini pada hari Selasa, (14/8/2012). Museum ini terlihat seperti rumah tua dari luar. Cukup membayar Rp 2.000 saja, pengunjung sudah mendapat tiket masuk dan mendapatkan buku panduan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat memasuki museum, ada patung yang menggambarkan tiga orang anak muda sedang berdiskusi dengan tumpukan-tumpukan buku. Inilah cerminan para pemuda di masa lalu, sibuk berdikskusi dan memiliki pemikiran yang kritis. Di sekeliling temboknya juga terdapat penjelasan tentang Kota Jakarta di tahun 1920-an dan kehidupan di dalamnya.

Museum ini sangat luas dan terbagi dalam beberapa ruangan. Di tembok-temboknya juga terpajang papan yang menjelaskan tentang organisasi para pemuda. Ada penjelasan tentang Jong Islamieten Bond, Perhimpunan Hindia, Jong Java, Jong Sumatranen Bond, dan lain-lain. Papan penjelasannya pun tidak terlihat menonton, sebab ada foto-foto para pemuda zaman dulu di tiap organisasinya.

Memasuki bagian museumnya lebih dalam, pengunjung akan lebih dikejutkan dengan patung-patungnya. Di sana terdapat tujuh patung pemuda yang sedang duduk dan satu patung yang sedang memainkan biola.

Ya, inilah gambaran suasana saat Wage Rudolf Soepratman menyanyikan lagu Indonesia Raya saat Kongres Pemuda. Ruangan ini juga menjadi intisari dari isi Museum Sumpah Pemuda.

Di ruangan tersebut terdapat banyak informasi terperinci mengenai Sumpah Pemuda yang menjadi puncak kebangkitan para pemuda dalam berjuang. Ada kronologi terbentuknya Kongres Pemuda dari kongres pertama dan kedua, isi dari Sumpah Pemuda, serta tokoh-tokoh penting di dalamnya. Informasinya sungguh lengkap.

Di sisi temboknya juga terdapat satu ukiran raksasa tentang isi Sumpah Pemuda. Suatu sumpah dengan berisikan janji untuk bersatu dalam nama Indonesia. Sumpah ini mampu menyatukan semangat juang para pemuda.

Di bagian belakang museum, ada ruangan tentang perjuangan para pemuda melalui media dan melalui organisasi pramuka. Selain itu, Museum ini juga mempunyai ruangan khusus tentang seorang pejuang pemuda, yaitu Wage Rudolf Soepratman. Ruangan ini seolah menjadi 'biografi mini' beliau.

Tidak jauh dari ruang WR Soepratman. Anda akan menemukan ruangan dengan banyak papan-papan berwarna merah di dindingnya. Papan tersebut tidak berisikan tentang sejarah, melainkan kutipan-kutipan kalimat perjuangan dari para pemuda.

Salah satu kutipan di ruangan ini adalah "Memperoleh Indonesia Merdeka Adalah kewajiban Yang Terluhur Buat Anak Negeri Indonesia", yang berasal dari Batavia PPPI (Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia). Selain itu, masih banyak kutipan-kutipan dari para pejuang, seperti dari Ki Hajar Dewantara dan Mohammad yamin. Ada semangat dan harapan di tiap kutipan yang Anda baca.

Museum ini sangat nyaman untuk dikunjungi. Ada bangku-bangku empuk di setiap sudutnya untuk istirahat Anda. Museum ini juga dilengkapi dengan AC, sehingga membuat para pengunjung betah dan nyaman dalam membaca tiap informasi di dalamnya.

Berkunjung ke Museum Sumpah pemuda akan membangkitkan rasa nasionalisme anak muda. Museum ini banyak menceritakan tentang para pemuda yang pintar, cerdas, dan tak pantang menyerah untuk berjuang demi bangsa. Bagi para pemuda, tempat ini akan menularkan semangat juang dari pemuda-pemuda di masa lalu.

(aff/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads