Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 30 Sep 2012 12:00 WIB

DESTINATIONS

Rahasia Batu Raksasa di Sulawesi Tengah

detikTravel
Kumpulan batu zaman Megalitikum (dok. Farchan Noor Rachman/ACI)
Kumpulan batu zaman Megalitikum (dok. Farchan Noor Rachman/ACI)
Palu - Di balik indahnya pegununungan dan padang rumput nan hijau, Sulawesi Tengah ternyata menyimpan misteri keberadaan batu-batu raksasa. Ternyata, batu yang berada di Kabupaten Lore, Sulteng sudah ada sejak zaman megalitikum.

Doda adalah desa yang terletak di lembah daratan Kabupaten Lore Utara, Sulawesi Tengah. Desa ini memiliki pemandangan yang begitu indah karena dikelilingi oleh pegunungan hijau, bernama Lore.

Tidak hanya pegunungan hijau, Lore juga dipercantik dengan hamparan padang rumput hijau, lengkap dengan payung berupa langit biru. Inilah yang menjadi magnet kuat para turis datang ke Lore.

Eits, tapi ternyata bukan cuma itu, masih ada magnet lain yang menarik turis untuk datang, yaitu rahasia di balik keberadaan batu raksasa Lore.

Lore memiliki dua lokasi dengan hamparan batu raksasa, yaitu Pokekea dan Lembah Doda. Konon, batu ini sudah ada sejak zaman megalitikum. Inilah yang menjadi misteri di Lore.

Nah, untuk Anda yang penasaran, bisa datang langsung ke Pokekea atau Tadulako. Di Pokekea, turis bisa melihat ada banyak batu-batu besar dan bulat yang tersebar di padang rumput.

Jika dilihat dengan seksama, ada juga relief yang menggambarkan daun. Menurut masyarakat setempat, batu itu dulu digunakan sebagai tempat minum raja. Namun, ada juga yang percaya kalau batu itu dulu digunakan sebagai tempat mandi raja.

Batu di Pokekea ternyata ada juga yang berbentuk patung mirip dengan manusia. Patung ini memiliki ukiran wajah yang khas, dan disebut sebagai patung suami istri oleh masyarakat setempat.

Dari Pokekea, Anda bisa melanjutkan perjalanan ke Tadulako. Sama seperti situs Pokekea, batu megalitik yang ada di Tadaluko tersebar merata di atas padang rumput. Hanya saja, ada satu patung yang cukup menonjol, yaitu batu berbentuk manusia setinggi 2 meter.

Penasaran dengan situs ini? Anda bisa datang dengan memulai perjalanan dari Kota Palu. Tapi harus sabar ya, karena perjalanan cukup panjang, yaitu mencapai 157 km dan memakan waktu hingga 3 jam.



(ptr/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED