Diintip dari situs resmi Perwakilan Jawa Tengah, Jumat (12/10/2012) adalah Desa Wirun di Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah pabriknya pembuatan gamelan terkenal di Jawa Tengah. Desa ini menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi wisatawan, terutama para pecinta wisata budaya.
Betapa tidak, di sinilah sentra pembuatan alat musik khas Jawa, yaitu gamelan. Ada beberapa industri rumahan pengrajin gamelan yang beroperasi setiap hari di Wirun. Asyiknya, turis yang datang ke sana bisa melihat langsung cara pembuatan gamelan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Biasanya, untuk membuat satu set gamelan, diperlukan bahan baku sekitar 13 kuintal perunggu dan campuran timah. Ternyata, selain berbahan dasar perunggu, sentra pembuatan gamelan di Wiran juga menerima pembuatan gamelan berbahan emas lho. Mewah!
Uniknya, pembuatan gamelan di Desa Wirun tidak boleh sembarangan. Sebuah ritual khusus harus dilakukan para pengrajin sebelum pembuatan dimulai. Pertama-tama, pemilik industri pembuat gamelan harus melakukan puasa Senin-Kamis. Kemudian dilanjutkan dengan proses selamatan.
Proses selamatan dimulai dengan menyediakan sejumlah sesajen, seperti ayam, nasi tumpeng, dan buah. Kemudian dimulailah acara inti, yaitu pemanjatan doa oleh pemilik tempat pembuatan gamelan.
Usut boleh usut, ritual pembuatan gamelan ini ternyata dilakukan sebagai wujud syukur. Selain itu, pembuatan gamelan juga dilakukan sebagai permohonan agar pembuatan gamelan lancar.
Selesai ritual, barulah proses pembuaran gamelan dimulai. Pertama-tama, turis akan diperlihatkan proses peleburan perunggu di besalen (perapian khusus pembuatan gamelan). Selanjutnya, logam yang telah mencair dicetak dan penyempurnaan dengan menghaluskan permukaan gamelan.
Karena proses pembuatan yang cukup panjang, jangan heran kalau harga satu set gamelan dihargai cukup mahal, yaitu sekitar Rp 200-500 juta. Wow!
(ptr/fay)












































Komentar Terbanyak
Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Jadi Pemberitaan Heboh Media Singapura
3 Kota di ASEAN Paling Murah Versi Turis AS
Macet Puncak Bogor, Masalah Klasik Bikin Semua Pusing Tujuh Keliling